Siapa Bohir di Balik Proyek Pembangunan Ballroom di White House untuk Donald Trump?

Rabu 22-10-2025,10:00 WIB
Reporter : Defri Saefullah
Editor : Defri Saefullah

"Ruang yang terbatas [sekarang] berarti tidak semua orang mendapat undangan ke Gedung Putih," ujarnya. "Menurut saya, itu hal yang baik....ukuran [saat ini] membatasi permainan 'bayar untuk bermain', setidaknya di Gedung Putih."

Namun, membuktikan adanya kesalahan sepertinya mustahil.

"Anda tidak dapat membuktikan adanya quid pro quo," kata Painter. "Tetapi saya pikir pemerintahan Trump sedang memaksakan diri."

Kategori :

Terkini