“Aku berterima kasih kepada Mas Rico yang memberi kesempatan banyak improvisasi dialog. Kami bahkan ditempatkan di ruangan khusus saat reading supaya dialog humor tetap terkontrol,” jelasnya.
Kebebasan improvisasi tersebut menghasilkan dialog yang lebih natural dan ringan, sehingga mampu mengimbangi ketegangan drama utama yang dihadirkan dalam film Dalam Sujudku.