JAKARTA, Weradio.co.id - Di usia yang masih sangat muda, Qarrar Firhand, 15 tahun, sudah terbiasa hidup dengan kecepatan, tekanan, dan disiplin tinggi. Lima tahun terakhir, lintasan-lintasan karting Eropa menjadi rumah keduanya, tempat dia belajar tentang kemenangan, kegagalan, dan arti konsistensi.
Kini, sebuah babak baru siap dimulai. Pada musim 2026, Qarrar Firhand akan resmi melakoni debutnya di British Formula 4 Championship, menandai transisi penting dari dunia karting menuju balap single seater yang lebih kompleks dan menantang.
Bagi Qarrar Firhand, langkah ini bukan sekadar naik kelas, melainkan lompatan besar dalam perjalanan kariernya sebagai pembalap profesional.
“Musim 2026 adalah langkah penting dalam karier saya. Beralih ke balap Formula adalah tantangan besar yang membutuhkan persiapan fisik, mental, dan disiplin yang tinggi. Saya ingin terus belajar, berkembang, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk membawa nama Indonesia ke level yang lebih tinggi di dunia balap internasional,” ujar Qarrar dengan penuh keyakinan.
BACA JUGA:Qarrar Firhand Siap Hengkang ke Formula 4 Tahun Depan
Perjalanan menuju Formula 4 bukanlah proses instan. Qarrar membangun fondasi kariernya di Italia, salah satu pusat karting paling kompetitif di dunia. Dia mengasah kemampuan di ajang-ajang elite seperti WSK Series, FIA Euro Karting Championship, dan ROK Cup Italia, mencatatkan berbagai finish podium yang mempertegas kapasitasnya sebagai pembalap muda berbakat.
Tahun-tahun di karting mengajarkannya presisi, keberanian mengambil keputusan dalam sepersekian detik, serta pemahaman teknis yang matang.
Namun Formula 4 menghadirkan tantangan baru. Berbeda dengan karting, mobil Formula menuntut adaptasi besar terhadap karakter kendaraan, aerodinamika, manajemen ban, hingga strategi balapan yang lebih kompleks.
Di British Formula 4, seluruh pembalap menggunakan spesifikasi mobil yang seragam, sehingga keunggulan hanya ditentukan oleh kemampuan mengemudi, konsistensi, dan kecerdasan membaca situasi balap.
BACA JUGA:Qarrar Firhand Test Mobil Formula di Sirkuit Cremona
Mobil yang digunakan adalah Tatuus T-421 dengan sasis monokok karbon berstandar FIA, dipadukan mesin Abarth 414TF 1.4-liter turbocharged bertenaga sekitar 160 horsepower.
Tenaga disalurkan melalui transmisi sekuensial, sementara performa pengereman dan handling ditopang ban slick Pirelli khusus Formula 4. Semua elemen ini menuntut Qarrar untuk beradaptasi cepat, baik secara teknis maupun mental.
Pada musim 2026, Qarrar akan menjalani program balap ganda. Ia tetap berkompetisi di beberapa seri karting internasional, sembari mengikuti tiga putaran British Formula 4 yang dijadwalkan mulai pertengahan tahun. Strategi ini dirancang untuk menjaga ritme balap sekaligus mempercepat proses adaptasi ke mobil Formula, tanpa kehilangan naluri kompetitif yang telah dia bangun selama bertahun-tahun.
Pencapaian ini juga memiliki makna historis. Qarrar Firhand menjadi pembalap Indonesia pertama yang mengonfirmasi partisipasi di British Formula 4, sekaligus pembalap Indonesia pertama pada musim 2026 yang secara resmi memasuki kancah balap Formula internasional. Sebuah tonggak penting, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi perkembangan motorsport Indonesia.
BACA JUGA:Bersama Ward Racing Official Team, Qarrar Firhand Sodok 10 Besar Eropa