JAKARTA, Weradio.co.id - Jakarta Lavani Livin Transmedia membuat awalan manis pada penampilannya di seri pertama putaran ketiga Proliga 2026. Skuad asuhan David Lee ini sukses mengamankan poin penuh dengan mengalahkan Medan Falcons Tirta Bhagasasi dengan skor 3-1 (25-19, 22-25, 31-29, 25-20), Kamis, 22 Januari 2026.
Bertanding di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, tim milik Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini menurunkan kekuatan penuh lewat Hendra Kurniawan, Boy Arnes, Dio Zulfikri, serta duet legiun asing Taylor Sander dan Nato Dickinson.
Di sisi lain, Falcons Tirta Bhagasasi yang dimotori Fahri Septian dan Leosbel Mendes memberikan perlawanan sengit. Skor saling mengejar dari 7-7 hingga 14-14. Momentum Lavani datang saat memasuki angka 20-16.
Meski Leosbel Mendes berulangkali melepaskan spike tajam, kokohnya blok Hendra Kurniawan dan kawan-kawan memastikan kemenangan Lavani pada game pertama dengan 25-19.
Tensi permainan meningkat di game kedua Lavani sempat tertinggal 5-7 sebelum menyamakan kedudukan 7-7. Pertarungan kembali alot hingga menyentuh angka 14-14. Namun, Falcons mulai menjauh lewat aksi impresif Fahri Septian dan Leosbel Mendes yang membawa timnya memimpin 22-18.
Upaya rotasi David Lee dengan memasukkan Dafa dan Jassen belum mampu mengejar ketertinggalan. Falcons menutup game kedua dengan 25-22, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Game ketiga menjadi puncak ketegangan di GOR Jalak Harupat. Falcons sempat memimpin 3-1, namun Lavani membalikkan keadaan menjadi 8-5. Pertandingan semakin memanas saat Leosbel Mendes membawa Falcons menyamakan kedudukan 11-11 bahkan unggul 18-14. Tak menyerah, Lavani perlahan bangkit dan menyamakan angka 20-20. Drama terjadi di akhir set saat kedua tim saling kejar poin. Setelah melewati enam kali deuce yang mendebarkan, Jakarta LavAni akhirnya mengunci set marathon ini dengan skor 31-29.
Game keempat, Falcons mencoba menggebrak dan unggul cepat 5-1 di awal game. Namun, kematangan mental Boy Arnes, Taylor Sander, dan Nato Dickinson berbicara banyak. Mereka menyamakan kedudukan 7-7 dan berbalik unggul 13-10 melalui serangan variatif.
BACA JUGA:Fokus Pembinaan Kemampuan, TNI AL Kodaeral IV Gelar Latihan Menembak
Meski kedua tim sempat diwarnai banyak error di penghujung laga, Lavani tetap menjaga jarak 21-17 sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 25-20.
Pelatih Medan Falcons Ariyanto Joko Sutrisno mengatakan, kekalahan timbya hanya masalah keberuntungan saja. "Kami sudah berusaha maksimal, bahkan di set ketiga kami kalah melalui deuce beberapa kali," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Weradio.co.id.
Ariyanto mengakui, setelah kalah di game ketiga, sebenarnya permainan anak asuhnya masih bisa mengimbangi, "Setelah itu, kami harus mengakui anak-anak banyak melakukan kesalahan sendiri. Dan kami perlu memperbaiki cover attack, ketenangan pemain saat unggul," tukasnya.
Sementara pemain Tirta Bhagasasi Bagus Wahyu, mengakui pertarungan di Proliga perlu persiapan matang.
BACA JUGA:Bank Neo Commerce Tawarkan Investasi Deposito WOW dengan Bunga Kompetitif hingga 7,5 Persen