JAKARTA, Weradio.co.id - Tim voli putra Surabaya Samator membukukan kemenangannya yang kedua di kompetisi voli Proliga 2026 dengan menggunduli Jakarta Garuda Jaya 3-0 (25-17, 25-19, 25-22) pada pertandingan pembuka putaran keempat seri pertama di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Kamis, 29 Januari 2026.
Kemenangan ini menjaga peluang tim asuhan Rodolfo Sanchez untuk lolos ke babak final four dengan naik satu tingkat ke urutan ketiga, menggeser posisi Jakarta Garuda Jaya. Kedua tim itu sama-sama memetik tiga kemenangan dari empat pertandingan sejak putaran pertama.
Manajer Samator Hadi Sampurno mengakui dia sangat bersyukur atas kemenangan timnya, meski lawan yang mereka hadapi peringkatnya ada di atas mereka.
"Ini kemenangan absolut bagi kami. Dan kami akan terus berusaha memaksimalkan permainan anak-anak untuk masuk final four," tegas Hadi Sampurno dalam siaran pers yang diterima Weradio.co.id.
Hadi Sampurno juga menjelaskan, ke depan timnya tetap akan melakukan evaluasi, "Terutama passing-nya anak-anak kadang kurang fokus," sebutnya.
Opposite hitter Surabaya Samator, Jordan Michael, juga senang bisa bergabung dengan Samator. "Semoga saya bersama rekan-rekan di Samator ini bisa memberikan hasil yang baik," ujar pemuda kelahiran Manado, 13 November 2002 ini.
Intensitas tinggi
Kedua tim langsung memeragakan penampilan dengan intensitas tinggi sejak pertandingan dimulai. Surabaya Samator menurunkan kekuatan penuh dengan mengandalkan koordinasi setter Lyvan Taboada bersama deretan pemukul mumpuni seperti Rama Fauzan, Tedy Oka, Krisna, dan pemain yang baru bergabung, Jordan Michael Emanuel Dwi Susanto.
Meski Jakarta Garuda Jaya mencoba memberikan perlawanan melalui aksi opposite hitter Dawuda Alahimassalam dan pemain asing mereka, Timofei Sokolov, mereka tetap kesulitan menandingi Surabaya Samator yang tampil lebih klinis.
Tekanan dengan servis tajam yang dilakukan secara konsisten oleh Surabaya Samator membuat Jakarta Garuda Jaya kesulitan membangun serangan balik yang rapi.
Game pertama pun berakhir dalam tempo 25 menit dengan skor 25-17 untuk keunggulan Surabaya Samator.
Surabaya Samator tetap menjaga agresivitas dan ritme permainan mereka di game kedua. Kombinasi serangan dari Ageng Wardoko dan quick cepat dari Tedy Oka Syahputra berkali-kali menembus blokade Jakarta Garuda yang dibangun oleh outside hitter Bagas Wijanarko dan opposite hitter Fauzan Nibras.
BACA JUGA:Jakarta Garuda Jaya Bikin Kejutan di Bandung dan Terus Jaga Peluang ke Final Four