JAKARTA, Weradio.co.id - Perkembangan bisnis yang semakin dinamis menuntut perusahaan untuk mengadopsi pendekatan yang lebih komprehensif, tak hanya berfokus pada pertumbuhan penjualan, tapi juga pada penguatan brand melalui pemanfaatan teknologi digital sebagai fondasi utama keberlanjutan bisnis.
PT Asuransi BRI Life secara berkelanjutan dan terukur melakukan inovasi pemanfaatan teknologi digital secara tepat dalam menghadapi dinamika pasar, serta senantiasa berupaya menjaga komitmen yang kuat dalam mengembangkan inovasi digital yang berdampak signifikan terhadap peningkatan kinerja perusahaan, serta berkontribusi dalam memperkuat ekosistem industri di Indonesia.
Transformasi digital yang dijalankan ini diharapkan tak hanya menghasilkan perbaikan internal yang terukur, tapi juga menciptakan nilai tambah yang lebih luas bagi industri asuransi secara keseluruhan.
Atas inovasi tersebut BRI Life meraih penghargaan Indonesia Best Digital Innovation 2025 yang digelar SWA dan Bussines Digest di Jakarta pada Selasa (27/1/2025). Penghargaan tersebut diraih karena dinilai berhasil menunjukkan dedikasi dan kualitas terbaiknya dalam pengembangan asuransi digital di BRI Life.
BACA JUGA:Akselerasi Dekarbonisasi Dorong Pencapaian Target Nasional Indonesia
Secara terpisah Direktur Operasional BRI Life, Andrew Bain menyampaikan bahwa, capaian tersebut menjadi salah satu bukti keberhasilan BRI Life dalam memanfaatkan teknologi digital, guna mendukung peningkatan kinerja dan produktivitas perusahaan.
“Kami terus berkomitmen untuk menghadirkan inovasi digital yang relevandan berdampak nyata, baik dalam mendukung operasional internal maupun memperkuat ekosistem bisnis secara keseluruhan, terutama dalam memberikan kemudahan dan nilai tambah bagi nasabah,” tegas Andrew.
Sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa nasional terkemuka yang berperan aktif dalam pengembangan industri asuransi jiwa di Indonesia, BRI Life telah menjalankan berbagai inisiatif transformasidigital.
Inisiatif tersebut meliputi implementasi sistem berbasis teknologi untuk mendukung operasional keuangan, pengelolaan data, serta pengawasan proses pembayaran klaim dan manfaat. Selain itu, BRI Life juga secara berkelanjutan menerapkan langkah-langkah mitigasi guna mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengurangi risiko keamanan siber serta potensi ancaman digital.
BACA JUGA:Retret PWI, Strategi Menjaga Pers Tetap Waras di Era Badai Disinformasi
Andrew memaparkan,“BRI Life memperoleh penghargaan tesebut berdasarkan penilaian atas implementasi transformasi strategis yang terstruktur dan berkelanjutan. Transformasi ini diawali dengan respons terhadap berbagai tantangan industri seperti meningkatnya medical cost inflation, rendahnya literasi dan penetrasi asuransi, perubahan perilaku generasi milenial dan Gen Z, serta tren peningkatan klaim kesehatan. Melalui transformasi tersebut, BRI Life menggeser model bisnis dari sekadar penyedia proteksi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari nasabah melalui konsep Beyond Insurance dan Insurance as a Platform."
Tim Juri menilai, implementasi transformasi digital BRI life dijalankan melalui digital strategy framework yang mencakup digitize core process, build digital ecosystem, dan embed in customer’s life.
Strategi ini diperkuat dengan pemanfaatan teknologi AI, data analytics, dan Internet of Things (IoT), pengembangan digital healthcare ecosystem, integrasi dalam ekosistem BRI Group dan non BRI, serta diversifikasi channel (B2B, B2C, telemarketing, landing page & affiliate marketing).
Transformasi ini menghasilkan pertumbuhan signifikan peningkatan market share APE dari 4,1% (2019) menjadi 8,8% (2023), lonjakan posisi dari peringkat #12 menjadi #3 industri, pertumbuhan jumlah tertanggung hingga ±20 juta, pencapaian target distribusi di atas100%, serta struktur biaya operasional yang lebih efisien dibanding rata-rata pasar yang secara kolektif menunjukkan bahwa inovasi digital yang dijalankan berdampak nyata terhadap kinerja dan keberlanjutan perusahaan.
BACA JUGA:Panda Kodaeral IV Gelar Tes Mental Ideologi Casis TNI AL 2026