Adapun asisten pelatih Jakarta Livin Mandiri, Wilda Siti Nurfadilah mengatakan bahwa skill individu anak didiknya tidak keluar dan kesulitan menghalau tekanan lawan.
“Servis menyerang tidak ada, blok mudah ditembus dan serangan balik juga kurang optimal. Banyak sih faktornya, tapi intinya hari ini kami main tidak sebagus sebelumnya,” tegas mantan middle blocker timnas Indonesia tersebut.
Jakarta Livin Mandiri tampil mengejutkan dan hampir menghentikan rekor tak terkalahkan tuan rumah Gresik Phonska pada pertandingan hari Kamis, 29 Januari 2026. Namun, penampilan Yolla dan kawan-kawan kurang meyakinkan di hadapan para pemain Jakarta Popsivo.
Sedangkan Jakarta Popsivo sudah tampil menekan sejak game pertama melajui servis tajam yang menyulitkan dan menyerang balik dengan baik untuk menang 25-14 dalam tempo 26 menit.
Di game kedua, Jakarta Livin Mandiri mencoba bangkit dan memberikan perlawanan ketat. Weronika Szlagowska dan Ana Bjelica menjadi motor serangan Jakarta Livin Mandiri. Alhasil, skor ketat terjadi hingga deuce 24-24.
Kedua tim pun bergantian memimpin dan mengambil game point, tetapi Jakarta Popsivo mampu memanfaatkan kesalahan lawan dengan menempatkan bola di area belakang untuk menutup game kedua dengan skor 32-30 dalam tempo 39 menit.
Setelah kalah di dua game awal, permainan Jakarta Livin Mandiri justru semakin menurun pada gane ketiga. Situasi itu dimanfaatkan PJajarta opsivo untuk terus menekan lewat Bethania De La Cruz dan Yonkaira Paola Pena. Jakarta Popsivo akhirnya menyudahi perlawanan Jakarta Livin Mandiri Mandiri dengan keunggulan tujuh poin, 25-18, dalam tempo 40 menit.
BACA JUGA:Upaya Verifikasi Berita Berakhir di Rumah Sakit, Wartawan Dihajar hingga Babak Belur
BACA JUGA:Newcastle Dapat Lawan Relatif Mudah, Jose Mourinho Jumpa Real Madrid lagi