Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi pengurus majelis taklim. Dengan administrasi yang lebih tertata, mereka dapat lebih fokus pada pengembangan jemaah dan peningkatan kualitas kajian keagamaan.
Rencananya, UBSI akan melakukan pendampingan selama tiga bulan ke depan untuk memastikan peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh. Tim juga akan melakukan evaluasi untuk mengukur dampak pelatihan terhadap produktivitas pengurus majelis taklim.
“Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada penguasaan teknologi, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola organisasi keagamaan secara modern tanpa meninggalkan nilai-nilai fundamental,” tutup Dr. Diah Widyawati.