SURABAYA, Weradio.co.id — Koperasi Kana terus memperluas kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Timur dan Sumatera. Hingga kini, sebanyak 325 KDKMP telah bergabung sebagai mitra.
Ekspansi kemitraan itu diikuti dukungan operasional sebesar Rp 2 juta per bulan untuk setiap koperasi desa mitra. Tak hanya itu, Koperasi Kana juga membuka akses pengadaan sembako lewat skema konsinyasi tanpa DP dengan nilai transaksi hingga Rp 200 juta per bulan untuk masing-masing KDKMP.
Ketua Koperasi Kana, Jonathan Danang Wardhana mengatakan, pola kerja sama tersebut disiapkan untuk memberi ruang gerak yang lebih kuat bagi koperasi desa dalam menjalankan usaha.
“Kerja sama ini kami bangun supaya koperasi desa punya pijakan usaha yang lebih kuat. Bukan hanya terhubung sebagai mitra, tapi juga mendapat dukungan operasional dan akses pengadaan barang yang memang dibutuhkan untuk bergerak di lapangan,” ujar Jonathan.
BACA JUGA:BRI Life Berbagi Berkah Takjil on The Road
Menurut dia, koperasi desa membutuhkan model kemitraan yang tidak memberatkan di tahap awal, tapi tetap membuka peluang untuk tumbuh. Dalam konteks itu, sistem konsinyasi tanpa uang muka dinilai bisa menjadi solusi untuk menjaga pasokan barang sekaligus memperkuat aktivitas usah koperasi.
Koperasi Kana menilai capaian 325 KDKMP saat ini menjadi basis untuk ekspansi berikutnya. Hingga 2026, jumlah mitra ditargetkan meningkat menjadi 700 KDKMP.
“Target ini kami pasang karena kami melihat kebutuhan di lapangan memang besar. Semakin banyak koperasi desa yang terhubung dalam kerja sama seperti ini, semakin besar pula peluang bagi koperasi untuk tumbuh sehat dan memberi dampak ekonomi yang nyata di lingkungannya,” kata Jonathan.
Melalui skema ini, Koperasi Kana ingin memperkuat koperasi desa tidak hanya dari sisi kelembagaan, tapi juga dari sisi usaha.
BACA JUGA:PGN Bantu Masyarakat Mudik 2026 dengan Aman dan Nyaman, Siapkan 21 Armada Bus
Dukungan operasional dan akses pengadaan barang diharapkan membuat koperasi desa lebih aktif, adaptif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.