Dalam siaran pers yang diterima Weradio.co.id, Pelatih Garuda Jaya Nur Widayanto mengatakan, "Kami akan melakukan evaluasi secara menyeluruh, termasuk tosser baru yang juga baru datang."
Opposite hitter Jakarta Garuda Jaya, Fauzan Nibras mengakui sebenarnya permainan mereka sudah lumayan baik, "Semoga kedepannya kami bisa bermain lebih baik lagi," katanya.
Sedangkan asisten pelatih Jakarta Lavani Livin Erwin Rusni mengakui kalau permainan timnya sebenarnya belum maksimal, "Ya mudah-mudahan kedepannya kemampuan anak-anak bisa kembali pulih dan lebih maksimal," kata Erwin Rusni.
Adapun kapten Jakarta Lavani Livin, Dio Zulfikri, mengakui permainan mereka mengikuti arahan pelatih, "Hari ini kami bermain lebih enjoy, semoga di pertandingan berikutnya kami bisa bermain lebih baik untuk menuju final," kata Dio.
Gresik komposisi terbaik
BACA JUGA:Bangun Kepercayaan Publik, Kejari Jakarta Timur dan Wartawan Satukan Langkah
Di bagian putri, Gresik Phonska Plus Indonesia terlalu tangguh saat menang 3-0 atas Jakarta Popsivo Polwan.
Sejak peluit awal dibunyikan, Gresik Phonska Plus langsung menurunkan komposisi terbaiknya, termasuk pilar utama seperti Medi Yoku, Shella Bernadheta, dan duo legiun asing Annie Mitchem serta Oleksandra Bytsenko.
Tim putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menang telak di final four--Dok PBVSI
Gresik Phonska mencoba menekan, namun Jakarta Popsivo Polwan, yang dikomandoi Arsela Nuari dan Malwina Smarzek, memberikan perlawanan sengit.
Kejar-kejaran angka terjadi sejak awal pertandingan. Gresik Phonska sempat memimpin tipis 11-10 sebelum akhirnya disamakan oleh Yonkaira Pena menjadi 11-11. Memasuki pertengahan game, tensi semakin tinggi saat kedudukan imbang di angka 18-18 hingga 21-21.
BACA JUGA: Giliran IFF 2026 Sajikan Urban Sport and Wellness Festival Berbalut Rave Culture
Momentum kemenangan game pertama didapat Gresik Phonska Plus saat unggul 23-21. Pelatih Jakarta Popsivo, Darko Dobriskov, mengambil time out dan timnya memperkecil ketertinggalan menjadi 23-24. Namun, spike keras Annie Mitchem membantu Gresik Phonska menyudahi perlawanan Jakarta Popsivo 25-23.
Jakarta Popsivo Polwan mencoba bangkit dan sempat memimpin di awal pertandingan game kedua. Namun, konsistensi Arnetta Putri dalam mengatur serangan membuat Gresik Phonska mampu menyamakan kedudukan 5-5 dan berbalik unggul 11-7.
Berbeda dengan game pertama, dominasi Gresik Phonska Plus di game kedua tidak terbendung. Medi Yoku tampil impresif di garis depan, membuat timnya melesat jauh 17-8. Meski Darko Dobriskov mencoba melakukan rotasi dengan memasukkan outside hitter Azzahra Dwi Febyane alias Gendis, tangguhnya pertahanan Shella Bernadheta dan serangan mematikan Bytsenko membuat Jakarta Popsivo tak berdaya. Game kedua ditutup dengan keunggulan telak bagi tim asal Gresik tersebut, 25-12.
Game ketiga dramatis