BINTARO, Weradio.co.id - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) berkolaborasi dengan 2030 Youth Force Indonesia menggelar kegiatan BEM Talks Tutorial Membangun Karier Hijau dari Saat Kuliah, Aula Gedung B UPJ, Tangerang Selatan, Kamis, 2 April 2026.
Kegiatan itu bertujuan memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai peran ilmu perkuliahan dalam menciptakan dampak nyata serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam gerakan sosial berbasis keberlanjutan.
Kegiatan positif ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari seluruh program studi serta melibatkan berbagai organisasi mahasiswa.
BEM Talks ini menjadi ruang pembelajaran strategis untuk memahami peluang karier hijau serta peran komunitas dan media sosial dalam mendorong perubahan sosial dengan partisipasi aktif dari berbagai latar belakang akademik.
BACA JUGA:Aula UPJ Bergetar, Teater Theatic Sajikan Dua Kisah Konflik Panas
Kegiatan BEM Talks ini tidak hanya menghadirkan sesi edukatif, tetapi juga memberikan dukungan konkret berupa pendanaan kepada masing-masing organisasi mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini sebagai bentuk stimulasi program berdampak di lingkungan kampus.
Dalam sesi materi, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai konsep green jobs, prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), hingga strategi membangun portofolio yang relevan dengan kebutuhan industri berkelanjutan.
Selain itu, peserta juga didorong untuk mengembangkan proyek, karya, maupun penelitian yang tidak hanya berhenti pada nilai akademik, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dalam masyarakat dan dunia industri.
Dalam sesi pemaparan, Desi Dwi Kristanto, S.Ds., M.Ds. selaku Wakil Dekan Fakultas Teknologi dan Desain UPJ, menegaskan pentingnya orientasi dampak dalam proses belajar mahasiswa.
BACA JUGA: Film 5 Menit Forget Jakarta, Karya Kreatif Mahasiswa DKV UPJ, Reinterpretasi Lagu Aditya Sofyan
“Dunia tidak kekurangan orang yang peduli, tetapi dunia membutuhkan lebih banyak orang yang mampu menyelesaikan masalah dan menciptakan dampak nyata melalui ilmu yang dimiliki,” ujar Desi Dwi Kristanto.
Sementara itu, Jahda Agniya Mahmudah selaku Founder & CEO Rise Social menekankan, peran anak muda dalam gerakan sosial dapat dimulai dari langkah sederhana.
“Anak muda tidak harus menunggu sempurna untuk memulai. Mulailah dari hal kecil, dari komunitas, dan dari apa yang kamu peduli. Sebab, gerakan besar selalu dimulai dari langkah pertama,” ungkap Jahda Agniya Mahmudah.
Presiden Mahasiswa UPJ, Tyas Fatih Patria, dalam acara itu turut menyampaikan pemikirannya.
BACA JUGA:Jangan Asal Bawa Miras dari Luar Negeri, Bisa Disita dan Dimusnahkan