Meski bintang Phonska Plus, Oleksandra Bytsenko, sempat menyamakan kedudukan menjadi 8-8, mereka tidak bisa mengusik ketenangan Pertamina Enduro.
Memasuki fase krusial, Phonska Plus mencoba bermain lebih kreatif melalui kombinasi Arnetta Putri dan Medi Yoku. Namun koordinasi pertahanan Pertamina Enduro yang digalang Tisya Amallya terlalu rapat. Setelah unggul 24-19, sebuah spike keras dari Wilma Salas memastikan kemenangan Pertamina Enduro di game pertama dengan skor 25-19.
Phonska Plus membuka harapan di awal game kedua dengan memimpin 6-4. Namun, mentalitas juara Pertamina Enduro berbicara. Megawati dan kawan-kawan berhasil membalikkan keadaan menjadi 15-10, berkat rentetan servis mematikan dari Voronkova.
Alessandro Lodi mengambil time out saat timnya tertinggal 12-16. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan memperkecil ketinggalan. Namun dominasi Pertamina Enduro tak terbendung. Mereka sukses mengunci pergerakan Medi Yoku dan menutup game kedua kembali dengan angka identik, 25-19.
BACA JUGA:G-Reflex, Tradisi Ilmiah Gonzaga yang Berbasis Paradigma Pedagogi Ignasian
Tertinggal dua game tidak membuat Phonska Plus patah arang. Mengandalkan duet legiun asing Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko, mereka memimpin 5-3. Pertandingan berjalan alot saat blok rapat Rissa Mega menyamakan skor menjadi 6-6.
Lalu, Bullent Karsioglu mencoba meredam momentum lawan dengan time out. Namun Phonska Plus sudah telanjur 'panas' dan sulit dihentikan. Meski Voronkova terus menerjang pertahanan lawan, Phonska Plus berhasil menjaga keunggulan 21-18 hingga mencapai set poin 24-21. Lewat perjuangan tanpa lelah, Phonska Plus menutup game ini dengan skor 25-21, memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Game keempat berjalan penuh ketegangan. Kedua tim kejar-kejaran angka mulai dari 4-4, 5-5, hingga 8-8. Pertamina Enduro sempat menjauh 11-8, namun Bytsenko kembali membawa Gresik Phonska menempel ketat 14-15.
Puncak drama terjadi di akhir gamr saat Phonska Plus berhasil menyamakan kedudukan menjadi 21-21 dan kemudian 23-23. Di momen krusial ini, kematangan mental para pemain Pertamina Enduro menjadi pembeda. Dua poin terakhir berhasil mereka amankan untuk menyudahi perlawanan Phonska Plus 25-23.