Kasus PTSL Bogor Disorot, Sertifikat Tanah Diduga Cacat Hukum dan Manipulatif

Sabtu 18-04-2026,05:28 WIB
Reporter : Ayub Mauliate Sihombing
Editor : Rio Winto

BOGOR, Weradio.co.id - Dugaan praktik mafia tanah kembali mencuat di Kabupaten Bogor, menyusul terbitnya sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang diduga tidak sesuai prosedur.

Kuasa hukum Clanse Pakpahan, SH, dan Tim Mendesak aparat penegak hukum segera bertindak tegas untuk mengusut kasus tersebut secara menyeluruh dan transparan.

Menurut keterangan kuasa hukum, sertifikat tanah atas nama Sujai dengan Nomor 03174 diduga diterbitkan tanpa melalui mekanisme yang semestinya. Sertifikat tersebut berkaitan dengan sebidang tanah seluas 1.074 meter persegi yang juga tercatat memiliki Nomor Induk Bidang (NIB) 03472 atas nama Bambang S.

“Penerbitan sertifikat ini patut diduga cacat hukum karena tidak disertai rekomendasi dari panitia PTSL tingkat desa, termasuk kepala desa, kasi pemerintahan, maupun aparat terkait lainnya,” ujar Clanse dalam keterangannya, Jumat, 17 April 2026.

BACA JUGA:Debut di ICE BSD, DRT SHOW Indonesia 2026 Membangun Dekade Emas Industri Kelautan Indonesia

Dia menjelaskan, kepala desa setempat disebut tidak pernah menandatangani dokumen pengajuan sertifikat PTSL maupun dokumen sporadik atas nama Sujai.

Bahkan, menurutnya, kepala desa mengetahui bahwa tanah tersebut merupakan milik sah Bambang S.

Lebih lanjut, pihak kuasa hukum menyoroti adanya dugaan pemalsuan dokumen dalam proses penerbitan sertifikat tersebut.

“Jika benar terdapat tanda tangan perangkat desa dalam dokumen itu, kami menduga kuat telah terjadi pemalsuan oleh oknum tertentu untuk meloloskan penerbitan sertifikat,” tegasnya.

BACA JUGA:Pemerintah Longgarkan Pajak Barang Haji, Ini Ketentuannya

Atas dasar itu, pihaknya meminta Polres Bogor segera turun tangan melakukan penyelidikan mendalam, termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan mafia tanah yang memanfaatkan celah administratif dalam program PTSL.

Selain itu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) juga didesak untuk melakukan audit menyeluruh terhadap proses penerbitan sertifikat dimaksud.

Langkah ini dinilai penting guna memastikan apakah terdapat pelanggaran prosedur atau penyalahgunaan kewenangan dalam penerbitannya.

Kasus ini kembali menyoroti persoalan klasik pertanahan di wilayah Bogor yang kerap memicu konflik hukum dan sosial di tengah masyarakat.

BACA JUGA:Cegah Polarisasi di Indonesia, DPP Patria PMKRI Undang JK dalam Dialog Kebangsaan

Dugaan praktik mafia tanah dinilai semakin meresahkan, terlebih jika melibatkan manipulasi data serta pemalsuan dokumen resmi.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut.

Kategori :
https://www.weradio.co.id/" title="Fisip Uhamka dan Praktisi Komunikasi Bahas Strategi Komunikasi Krisis Global di Uhamka"> Fisip Uhamka dan Praktisi Komunikasi Bahas Strategi Komunikasi Krisis Global di Uhamka

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Fisip Uhamka dan Praktisi Komunikasi Bahas Strategi Komunikasi Krisis Global di Uhamka" style="color:#333">
https://www.weradio.co.id/" title="Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia"> Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia" style="color:#333">
https://www.weradio.co.id/" title="Bhayangkara Presisi Selangkah Lagi Pertahankan Gelar, Ladeni Tantangan Lavani Livin di Grand Final Proliga"> Bhayangkara Presisi Selangkah Lagi Pertahankan Gelar, Ladeni Tantangan Lavani Livin di Grand Final Proliga

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Bhayangkara Presisi Selangkah Lagi Pertahankan Gelar, Ladeni Tantangan Lavani Livin di Grand Final Proliga" style="color:#333">
https://www.weradio.co.id/" title="Kasus PTSL Bogor Disorot, Sertifikat Tanah Diduga Cacat Hukum dan Manipulatif"> Kasus PTSL Bogor Disorot, Sertifikat Tanah Diduga Cacat Hukum dan Manipulatif

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Kasus PTSL Bogor Disorot, Sertifikat Tanah Diduga Cacat Hukum dan Manipulatif" style="color:#333">

Terkini