Kemanfaatan Reaktivasi Jalur Kedungjati - Tuntang

Sabtu 02-05-2026,18:07 WIB
Oleh:

Oleh: Djoko Setijowarno (*)

PT Kereta Api Indonesia sedang menyiapkan langkah strategis untuk mereaktivasi jalur KA Kedungjati – Tuntang sepanjang 30 km.

Langkah ini diyakini akan membuka keran potensi ekonomi baru bagi masyarakat di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga.

Jalur kereta api Kedungjati - Tuntang menyimpan kisah legendaris sekaligus tragis dalam sejarah perkeretaapian Indonesia.

Sebagai bagian dari rute penghubung Semarang ke Ambarawa, kini napas sejarahnya masih bisa dirasakan melalui kereta wisata yang aktif melayani rute Tuntang hingga Bedono.

Jalur rel menuju Ambarawa merupakan percabangan dari pelintasan utama stasiun kereta api pertama Stasiun Semarang di Semarang menuju Vorstenlanden atau daerah yang dikuasai raja-raja pribumi di Surakarta dan Yogyakarta.

Titik percabangannya ada di Stasiun Kedungjati setelah Stasiun Tanggung, Grobogan.

Mengutip dari Kompas, 1 Maret 2014, bangunan Stasiun Ambarawa ditetapkan menjadi Museum Kereta Api Ambarawa sejak 6 Oktober 1976.

Pada era Hindia Belanda, stasiun itu bagian penting jalur kereta api pada masa-masa awal. Stasiun Willem I selesai dibangun dan mulai dioperasikan untuk lintas kereta api cabang Semarang - Kedungjati - Ambarawa pada 21 Mei 1873.

Nama Willem I disematkan sesuai nama benteng logistik dan barak militer Hindia Belanda - Benteng Willem I yang tak jauh lokasinya dari stasiun.

Benteng Willem I dibangun pada 1834 - 1845. Masyarakat setempat hingga kini menyebutnya sebagai Benteng Pendem atau terpendam.

Jalur ini dibangun oleh perusahaan swasta Belanda, Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NIS).

Dibuka 21 Mei 1873 menghubungkan pelabuhan di Semarang dengan benteng militer di Ambarawa (Willem I) serta mempermudah pengangkutan komoditas hutan dan perkebunan seperti kayu jati, kopi dan gula dari pedalaman Jawa Tengah.

Nama Willem I itu diambil dari nama raja pertama Kerajaan Belanda, Willem Frederik Prins van Oranje Nassau (1772-1843).

Jalur rel ini dibangun perusahaan swasta Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NIS).

Percabangan jalur rel Kedungjati menuju Ambarawa sepanjang 37 kilometer memiliki keistimewaan. Saat pembangunan jalur Semarang - Vorstenlanden, NIS didera kesulitan modal. Namun, Pemerintah Hindia Belanda bersedia memberikan pinjaman modal dengan bunga 4,5 persen.

Kategori :
https://www.weradio.co.id/" title="Selat Malaka di Tengah Menguatnya Realisme Global"> Selat Malaka di Tengah Menguatnya Realisme Global

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Selat Malaka di Tengah Menguatnya Realisme Global" style="color:#333">
https://www.weradio.co.id/" title="Transformasi Transportasi Umum Demi Kemandirian Energi Indonesia"> Transformasi Transportasi Umum Demi Kemandirian Energi Indonesia

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Transformasi Transportasi Umum Demi Kemandirian Energi Indonesia" style="color:#333">
https://www.weradio.co.id/" title="Kemanfaatan Reaktivasi Jalur Kedungjati - Tuntang"> Kemanfaatan Reaktivasi Jalur Kedungjati - Tuntang

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Kemanfaatan Reaktivasi Jalur Kedungjati - Tuntang" style="color:#333">
https://www.weradio.co.id/" title="Paradoks Energi dan Kemacetan: Nasionalisasi Krisis, Menarik Transportasi Publik ke Meja Presiden"> Paradoks Energi dan Kemacetan: Nasionalisasi Krisis, Menarik Transportasi Publik ke Meja Presiden

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Paradoks Energi dan Kemacetan: Nasionalisasi Krisis, Menarik Transportasi Publik ke Meja Presiden" style="color:#333">

Terkini