BACA JUGA:Viral, Anggota DPRD Kota Depok Terekam Menyalakan Rokok di Kawasan Tanpa Rokok
Apa Itu Hantavirus?
Hantavirus merupakan virus yang umumnya menyebar melalui kontak dengan hewan pengerat, seperti urine, kotoran, atau air liur tikus yang telah terinfeksi.
Infeksi biasanya terjadi ketika manusia menghirup partikel virus yang beterbangan di udara, terutama di lingkungan tertutup yang terkontaminasi kotoran tikus.
Meski penularan antarmanusia tergolong sangat langka, virus ini diketahui dapat memicu penyakit pernapasan berat yang dikenal dengan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).
Gejala awal infeksi sering kali menyerupai flu, yakni demam, nyeri otot, kelelahan, dan sakit kepala, yang jika tidak segera ditangani dapat berkembang menjadi komplikasi pernapasan fatal.
BACA JUGA:Pentingnya Membangun Budaya Keselamatan Lalu Lintas Sejak Usia Dini
Hingga saat ini, belum ditemukan vaksin atau obat spesifik untuk menangani Hantavirus.
Penanganan medis utama yang dilakukan saat ini difokuskan pada perawatan suportif untuk menjaga fungsi organ vital pasien.
Pihak operator kapal dan otoritas internasional saat ini masih memantau kondisi seluruh penumpang di atas kapal untuk mencegah potensi penyebaran lebih luas sembari menunggu hasil pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.