“Kondisi ini menunjukkan dampak sampah plastik yang semakin meluas dan tidak terlihat secara langsung, sehingga membutuhkan peningkatan kesadaran serta perubahan perilaku masyarakat dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” tegas Ade.
Menurut Ade, melalui kolaborasi lintas sektor upaya pengurangan sampah plastik dapat dilakukan secara lebih efektif. Ia menilai edukasi yang konsisten serta keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci untuk membangun kesadaran publik terhadap dampak sampah plastik bagi lingkungan dan kesehatan manusia.
“Permasalahan sampah plastik tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat untuk membangun perubahan perilaku masyarakat. Apa yang dilakukan oleh PGN menjadi langkah positif dalam meningkatkan awareness lingkungan sekaligus mendorong keberlanjutan,” tutup Ade.