SEMARANG, Weradio.co.id – Prediksi awal hasil yang akan dicapai pasangan pereli Rifat Sungkar dan navigator cilik yang juga putranya, El Mayka Sungkar tepat adanya. Ya, keduanya menyudahi dua SS terakhir di Minggu 7 Juni 2026 dengan gemilang. SS 3 di libas dengan hasil mencengangkan di posisi pertama, pun SS terakhir, kembali di kuasai dengan sempurna.
Tak pelak, Rifat dan El Mayka yang membela Team RS-Telkomsel 5G yang turun dengan BMW E30-nya dinobatkan sebagai juara di kelas R3, Putaran 2 Kejuaraan Nasional Sprint Rally 2026 di Sirkuit POJ City, Semarang, dengan hasil yang amat memuaskan. Rifat Sungkar dan El Mayka Sungkar, benar-benar menunjukkan aksi dominan sepanjang akhir pekan yang terik dengan mencatatkan waktu tercepat pada seluruh empat Special Stage (SS) yang dilombakan.
Sepanjang lomba, Rifat dan El Mayka mencatat total waktu 19 menit 1,3 detik yang artinya keduanya ikut mengamankan kemenangan selain di Kelas R3 juga memuncaki Grup R, mereka menyisihkan Indie Fiancoko/Fendi Go dengan catatan waktu 19 menit 14,7 detik yang akhinya meraih peringkat kedua dan Iskra Scastia/Vicky Ramadhan yang mencatat waktu 19 menit 20,5 detik, menempati posisi ketiga.
Kemenangan sempurna Rifat dan El Mayka ini sekaligus jadi bukti keandalan performa Team RS–Telkomsel 5G dalam persaingan Kejurnas Sprint Rally 2026. Rifat Sungkar melihat apa yang diraihnya bersama El Mayka di putaran kedua ini tak hanya sekadar kemenangan.
BACA JUGA:Shin Tae-yong Janjikan yang Terbaik untuk Jakmania, Asalkan Dia Dapat Kepercayaan
Tapi, kehadiran Team RS–Telkomsel 5G di Kejurnas Sprint Rally 2026 merupakan bagian dari program jangka panjang yang ia persiapkan guna membentuk El Mayka Sungkar sebagai generasi penerus keluarga Sungkar di dunia motorsport, khususnya cabang rally.
Lebih dari itu, ini juga sekaligus merupakan lanjutan dari program The Legend Continues yang dicanangkan sejak awal bulan ini. "Tentu saja saya sangat puas dengan hasil yang kami capai. Katakan saja, kami sangat sempurna di total empat SS yang dijalankan sepanjang dua hari di akhir pekan ini. Tapi, jelas bukan hanya itu. Perkembangan dan kemajuan El Mayka yang membuat saya lebih dari bahagia. LIhat dan dengar setiap komentarnya di setiap SS sangat membuat saya puas luar biasa," ujar Rifat Sungkar.
Rifat Sungkar yang sudah meraih berbagai gelar nasional dan internasional ini menilai putranya menunjukkan kemajuan signifikan dalam menjalankan tugas sebagai navigator. Pada putaran kedua ini, El Mayka sudah mampu melakukan orientasi lintasan serta menyusun pace note secara mandiri untuk menghadapi karakter cepat dan teknis Sirkuit POJ City.
Tak hanya itu, Mayka juga mulai menunjukkan kemampuan analisis yang baik selama balapan berlangsung. "Mayka sudah bisa membuat pace note sendiri, memahami karakter lintasan, bahkan mengoreksi kesalahan yang saya lakukan saat mengemudi maupun kesalahan yang dia lakukan sendiri ketika membaca pace note. Itu adalah proses belajar yang sangat penting dalam rally," jelas Rifat.
BACA JUGA:22 Juni 2026, PWI Jaya Gelar OKK Peningkatan Status
Menurut Rifat, tujuan utama program pembinaan yang dijalankan melalui Team RS–Telkomsel 5G adalah membangun insting dan pemahaman menyeluruh terhadap balapan rally, bukan hanya mengejar hasil akhir.
"Saya ingin Mayka punya feeling yang bagus terhadap kendaraan dan mampu merasakan pace balapan. Hal itu penting karena dia harus tahu kapan waktunya menyerang, kapan waktunya menjaga ritme, dan kapan harus bertahan. Pengalaman seperti itu tidak bisa didapat hanya dari teori," katanya.
Proses pembelajaran tersebut bahkan datang dari situasi yang tidak ideal. Pada hari pertama perlombaan, tim sempat menghadapi masalah pada sektor suspensi kendaraan. Meski begitu, kondisi tersebut justru menjadi materi pembelajaran berharga bagi sang navigator muda.
"Ketika mobil mengalami masalah suspensi, Mayka belajar untuk memahami batas kemampuan kendaraan. Dia jadi tahu apakah mobil masih mampu dipacu maksimal atau justru harus menahan diri untuk menjaga performa hingga finis. Pengalaman seperti ini sangat berharga untuk perkembangan seorang pereli maupun navigator," tambah Rifat.
BACA JUGA:Dewan Komisaris PTPN I Kawal Fungsi Pengawasan di Tingkat Unit Kebun