JAKARTA, Weradio.co.id - Pengamat sepak bola nasional Kesit Budi Handoyo mengingatkan tim nasional sepak bola Indonesia untuk mewaspadai kekuatan fisik dan skill individu para pemain Mozambik, sekalipun pasukan Garuda sudah mengalami perkembangan signifikan di bawah kepemimpinan Pelatih John Herdman.
Timnas Indonesia akan kembali melakoni pertandingan uji coba internasional bertajuk Garuda Championship 2026, Selasa malam, 9 Juni 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Kali ini pasukan Garuda menjajal kekuatan tim peringkat ke-102 dunia Mozambik.
Di Stadion yang sama pada hari Jumat,5 Juni 2026, Rizki Ridho dan kawan-kawan melibas tim peringkat ke-79 dunia Oman dengan skor meyakinkan, 3-0.
"Lawan Mozambik, yang secara peringkat ada di bawah Oman, dan sedikit di atas Indonesia, menjadi momen yang baik untuk kembali menguji perfoma pasukan Garuda," kata Kesit kepada Weradio.co.id.
BACA JUGA:Bukan Sekadar Gaya, Ratusan Pemotor Padati BSD, Ada Apa?
Bila dilihat dari peringkat dunia, Indonesia di bawah Mozambik. Tim dari kawasan Afrika tersebut berada diburutan ke-102 dunia. Sedangkan Indonesia di urutan ke-119, naik tiga peringkat setelah kemenangan meyakinkan atas Oman.
Logikanya, melawan Oman yang peringkatnya 79 dunia saja Indonesia bisa menang dengan skor meyakinkan, apalagi melawan Mozambik yang berada di urutan 102 dunia.
Meski demikian, Kesit mengingatkan pasukan Garuda harus tetap fokus, disiplin, dan waspada menghadapi Mozambik. "Timnas harus mewaspadai tim asal Afrika itu," tegas Kesit.
"Seperti lazimnya tim-tim dari kawasan Afrika, para pemainnya kuat secara fisik. Kemampuan individu para pemain dari Afrika juga harus diperhatikan," lanjutnya.
BACA JUGA:Shin Tae-yong Janjikan yang Terbaik untuk Jakmania, Asalkan Dia Dapat Kepercayaan
"Mungkin, secara organisasi permainan mereka tidak hebat, tapi karena punya kemampuan individu yang baik, itu bisa jadi kekuatan mereka dalam bermain. Ini yang perlu diwaspadai Timnas kita,' kata pria yang juga Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta (PWI Jaya) itu.
Berkembang signifikan
Pada saat melawan Oman, Indonesia tampil tidak dengan kekuatan penuh. Kapten sekaligus bek tengah andal Jay Idzes absen karena masih dalam proses pemulihan cedera. Begitu juga bek kiri Dean James . Sementara pengatur permainan Tom Haye terganjal suspensi. Adapun bek kiri Calvin Verdonk baru diturunkan pada babak kedua.
Pengamat sepak bola nasional Kesit Budi Handoyo menilai Timnas Indonesia sekarang mengalami perkembangan signifikan dibanding penampilan mereka bulan Maret lalu. -Weradio.co.id -Agus Riyanto
Kemenangan atas Oman mengatrol peringkat dunia Indonesia naik tiga tingkat, dari sebelumnya di peringkat ke-122 menjadi 119.