JAKARTA, Weradio.co.id - Nama Pantai Kenjeran berasal dari kata kenjer yang merujuk pada tanaman genjer, sayuran air yang dahulu tumbuh liar dan mendominasi kawasan pesisir.
Pantai yang berjarak sekitar 9 km dari pusat Kota Surabaya ini memiliki sejarah panjang sebagai pusat rekreasi yang terus bertransformasi
Sebelum 1970, Pantai Kenjeran berawal dari kawasan pesisir yang menjadi pusat mata pencaharian nelayan tradisional.
Di area ini juga terdapat peninggalan sejarah berupa Bunker Jepang yang difungsikan sebagai benteng pertahanan.
BACA JUGA:Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Rokok Ilegal, Rp 7,9 Miliar Berhasil Diselamatkan
Kemudian, memasuki 1968-1975, Pantai Kenjeran memasuki era Taman Hiburan Pantai.
Kawasan ini mulai dibuka secara resmi sebagai destinasi rekreasi warga. Kawasan dibagi menjadi dua area, yakni Pantai Kenjeran Lama yang fokus pada nuansa alam dan kuliner nelayan.
Dan, selanjutnya Kenjeran Park atau Pantai Ria Kenjeran yang tokus pada taman bermain modern.
Dalam beberapa tahun terakhir, pada era modern dan revitalisasi, destinasi ini kembali bersolek dengan penambahan berbagai fasilitas publik dan landmark ikonik seperti Jembatan Surabaya.
BACA JUGA:Komnas Perlindungan Anak DKI Janji Kawal Proses Hukum Bocah 6 Tahun Korban Perundungan
Saat ini, kawasan pesisir ini dikelola sebagai tempat wisata yang dikembangkan menjadi salah satu ikon pariwisata Surabaya.
Liburan Keluarga
Pantai Kenjeran sebagai.salah satu iKon pariwisata Surabaya, merupakan lokasi yang pas untuk dinikmati bersama keluarga tercinta.
Hal itu terlihat pada suasana wisata Pantai Kenjeran yang berlangsung meriah pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Sejumlah pengunjung memadati kawasan pantai tersebut untuk menikmati berbagai wahana hiburan.
BACA JUGA:Ghosun Iron Camp Utus 10 Petinju untuk Berlaga di Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Surabaya