JAKARTA, Weradio.co.id - Juara bertahan Argentina harus berjuang hingga babak perpanjangan waktu dan membutuhkan gol bunuh diri untuk mengalahkan tim debutan Cape Verde 3-2, sekaligus mengantongi tiket untuk menghadapi Mesir di babak 16 besar Piala Dunia pada 7 Juli mendatang.
Pada pertandingan babak 32 besar Piala Dunia, Sabtu, 4 Juli 2926, di Florida, Amerika Serikat, Argentina membutuhkan waktu 120 menit untuk menaklukkan Cape Verde yang sempat dua kali bangkit dari ketinggalan melawan sang juara bertahan.
Lionel Messi memperpanjang rekor golnya setelah dia membuka kemenangan Argentina dengan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti pada menit ke-29, memanfaatkan umpan silang lambung dari Lisandro Martinez.
Dengan tambahan satu gol tersebut berarti Messi kini sudah mengoleksi tujuh gol dan berpeluang mendapatkan Sepatu Emas, lambang supremasi pencetak gol terbanyak, pada Piala Dunia kali ini. Pemain berusia 39 tahun ini juga menyandang predikat top scorer atau pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan mengoleksi total 20 gol.
BACA JUGA:Tahun 2026 Momentum Tepat bagi Tim Nasional Indonesia untuk Jadi Jawara Piala ASEAN
Skor 1-0 untuk keunggulan Albiceleste bertahan sampai babak pertama berakhir. Bukannya memperbesar keunggulan, gawang Argentina malah bobol pada menit je-59. Adalah gelandang Ludogorets Deroy Duarte yang menaklukkan kiper nomor 1 Argentina Emiliano Martinez.
Messi hampir membawa Argentina kembali unggul, namun kali ini kiper Vozinha menampilkan aksi heroiknya dengan menggagalkan delapan kali pemain terbaik dunia tersebut dari jarak dekat. Penjaga gawang veteran itu kemudian melakukan penyelamatan yang lebih baik lagi untuk menepis tendangan bebas cerdas Messi dari sudut atas, saat pertandingan tetap imbang menjelang jeda hidrasi kedua.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga babak reguler berakhir, sehingga pertandingan dilanjutkan ke exstra time atau perpanjangan waktu 30 menit.
Baru dua menit babak perpanjangan waktu dimulai, tiga kali juara dunia Argentina kembali memimpin setelah bek Lisandro Martinez manfaatkan umpan dari Alexis McAlister.
Namun, lagi-lagi, Cape Verde, yang peringkat dunianya berada 62 tingkat di bawah peringkat kedua dunia Argentina, memberikan perlawanan sengit. Tim berjulukan Tubarões Azuis alias Hiu Biru tersebut kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-103 melalui gol Sidny Lopes Cabral.
Argentina akhirnya lolos dari lubang jarum setelah bek Cape Verde Diney Borges tidak sengaja menceploskan bola ke gawangnya sendiri saat babak perpanjangan waktu hanya tersisa sembilan menit.
Dan, kali ini, Argentina tidak mengulang dua kesalahan mereka sebelumnya, yang membuat mereka membuang keunggulan. Tim asuhan Lionel Scaloni ini berhasil mempertahankan keunggulan 3-2 guna memastikan tempat di babak 16 besar, di mana mereka akan bertemu dengan Mesir di Atlanta, Amerika Serikat, 7 Juli mendatang.
Adapun Mesir lolos ke babak 16 besar setelah menang 4-2 melalui adu penalti melawan Australia.