BACA JUGA:MHT Awards 2026, Ketika Ratusan Karya Bertemu dalam Semangat Jurnalisme Berkualitas
Kedua, Mendorong Hak Penerbit (Publisher Rights), yaitu mendukung regulasi yang memaksa platform digital besar untuk berbagi nilai ekonomi secara adil dengan penerbit berita.
Ketiga, Membangun Kanal Langsung, yaitu membuka jalur komunikasi langsung dengan pembaca melalui buletin (newsletter) komunitas berbayar atau kanal aplikasi pesan (Telegram/WhatsApp) agar tidak didikte oleh algoritma pihak ketiga.
Keempat, Jurnalisme Mendalam, yaitu berfokus pada liputan investigasi dan ulasan kontekstual bernilai tinggi yang tidak bisa ditiru oleh AI maupun kreator konten instan.
Kelima, Kolaborasi, yaitu membangun jejaring antarmedia untuk saling berbagi biaya produksi dan distribusi informasi.
BACA JUGA:Tiga Jurnalis Indonesia Ditangkap saat Menuju Gaza, PWI Pusat Kecam Keras Ulah Militer Israel
Melalui langkah-langkah strategis ini, diharapkan media arus utama dapat mengembalikan marwah kebenaran publik sekaligus menyelamatkan masa depan profesi jurnalis di tengah ketidakpastian industri.