Setelah Argentina mengamankan tempatnya untuk bertemu dengan Swiss di perempat final, Messi mengungkapkan alasannya mengapa dia menangis sesuai pertandingan.
“Kami senang bisa lolos dan dengan cara kami melakukannya. Segalanya menjadi sangat sulit ketika skor menjadi 2-0," kata Messi seperti dikutip Weradio.co.id dari Diario AS.
Dia melanjutkan, "Sangat emosional untuk bangkit kembali. Kami sangat menderita sekali lagi, tetapi ini adalah Piala Dunia dan setiap pertandingan sangat seimbang.”
Dengan senyum lebar di wajahnya, Messi merenungkan pertandingan dan memuji rekan-rekan setimnya.
“Ini melegakan bagi kami semua karena cara pertandingan berlangsung. Tidak pernah mudah untuk bangkit dari ketertinggalan 2-0, tetapi tim ini tidak pernah menyerah.m," tuturnya.
"Kami beruntung mendapatkan gol Cuti dengan cepat, dan itu memberi kami cukup waktu. Apa yang dilakukan tim ini hari ini sungguh luar biasa. Saya sangat senang para penggemar dapat terus menikmati perjalanan ini dan apa yang kami lakukan," tambah Messi.
Gelandang Enzo Fernandez bersyukur setelah golnya menjadi penentu kemenangan Argentina atas Mesir 3-2. --Instagram afaseleccion
Impian Hernandez
Sang pencetak gol penentu kemenangan Argentina Enzo Fernandez sudah sejak lama memimpikan gol seperti yang dia buat ke gawang Mesir.
“Saya sudah memimpikan gol seperti itu selama tiga tahun, sejak Qatar. Kali ini, akhirnya terwujud di menit terakhir," katanya.
BACA JUGA:Tahun 2026 Momentum Tepat bagi Tim Nasional Indonesia untuk Jadi Jawara Piala ASEAN
Sebagai pemain yang berulang kali memberikan kontribusi besar dalam pertandingan-pertandingan terpenting Argentina, Fernández menjadi pemain andalan dalam tim selama Piala Dunia 2026 dan semakin memantapkan dirinya sebagai salah satu bintang turnamen ini.
“Saya berterima kasih kepada Tuhan karena sudah memberi saya kekuatan,” kata gelandang Chelsea itu, sebelum mengakhiri dengan pesan yang penuh tekad: “Kami masih hidup. Ini Argentina.”