BACA JUGA:Cetak Dua Gol, Jude Bellingham Nikmati
Hassan salahkan wasit
Dari kubu Mesir, Pelatih Hossam Hassan menegaskan bahwa dia tidak akan menonton Piala Dunia lagi. Hassan juga menyalahkan kesalahan wasit Francois Letexier atas tersingkirnya Mohamed Salah dan kawan-kawan dari turnamen empat tahunan itu.
"Saya akan pulang dan tidak akan menonton pertandingan lagi dari turnamen ini," kata Hassan dalam konferensi pers setelah pertandingan.
"Apa yang terjadi pada kami tidak adil," tegasnya. "Seharusnya kami mendapat penalti, sebuah gol dianulir, dan saya tidak tahu mengapa gol itu dianulir."
Pelatih Mesir Hossam Hassan memberikan reaksi kecewa atas keputusan wasit yang memimpin pertandingan Mesir versus Argentina. Mesir kalah 2-3 sehingga tersingkir dari Piala Dunia 2026. --Dok Soccerway
Mesir mencetak gol pada menit ke-62 melalui Mostafa Zico, tetapi pemeriksaan VAR menemukan ada pelanggaran dari pihak Mesir dalam proses terjadinya gol tersebut.
Mereka juga mengklaim penalti di akhir pertandingan setelah terjadi tarikan pada Hamdy Fathy, dan kemarahan mereka semakin diperparah oleh Argentina yang menyerang balik dan mencetak gol kemenangan pada menit ke-92.
"Meskipun gol-gol itu berasal dari kesalahan, kesalahan terbesar adalah tidak mendapatkan apa yang menjadi hak Anda dari mereka yang bertanggung jawab atas pengambilan keputusan," tegas Hassan, yang konferensi persnya merupakan serangkaian keluhan panjang.
"Saya adalah tipe orang yang benci kalah. Dan ketika kekalahan itu terasa tidak adil seperti hari ini, saya hanya bisa mengatakan kepada para penggemar untuk tidak marah," katanya. "Kami sangat ingin memberi mereka lebih banyak kegembiraan."
"Tetapi yang membuat saya senang adalah para pemain saya mengikuti rencana permainan di banyak kesempatan dan bekerja dengan sangat baik," katanya
Mesir secara mengejutkan menyerang di awal pertandingan, sebuah penyimpangan dari taktik Hassan yang biasa bermain dengan pertahanan ketat dan mencari peluang serangan balik.
Hal itu membantu mereka unggul lebih dulu, tetapi aksi heroik kiper Mostafa Shoubir-lah yang memastikan mereka tetap unggul hingga babak pertama.
"Saya sangat, sangat puas dengan upaya yang mereka berikan. Sebagian besar pemain kami berasal dari liga domestik Mesir, sementara banyak pemain di tim nasional lain berbasis di Eropa dan hidup dalam lingkungan profesional itu," tambah Hassan.