Kane bantah bertahan
Sementara itu, kapten Inggris Harry Kane mengakui kalau dia "sangat kecewa" untuk Inggris dan para penggemarnya setelah Three Lions tersingkir gara-gara gagal mempertahankan keunggulan yang sudah mereka dapatkan.
"Sangat kecewa untuk para pemain, sangat kecewa untuk semua orang - tim, staf, para penggemar," kata Kane kepada BBC.
Menurut dia, Inggris memainkan strategi yang bagus hampir sepanjang pertandingan. "Ketika kami unggul 1-0, kami tampaknya mencoba untuk bertahan, yang di level ini tidak cukup," katanya.
Lionel Messi menghibur Harry Kane usai keduanya berduel di semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Inggris. --Dok Yahoo Sports
"Jadi, sangat kecewa karena kami sudah bekerja sangat keras untuk berada di sini dan para pemain sudah memberikan setiap tetes tenaga, darah, keringat, dan air mata," tambah Kane.
Penyerang Bayern Muenchen, Kane, yang mencetak enam gol selama turnamen empat tahunan ini, mengatakan bahwa anak asuh Thomas Tuchel kesulitan untuk menahan serangan konstan dari sang juara bertahan.
"Setelah gol tersebut, entah itu karena mereka menempatkan lebih banyak pemain ke depan atau kami tidak mampu menandingi mereka satu lawan satu, itu hanyalah gelombang demi gelombang," katanya.
"Para pemain melakukan blok, tetapi pada akhirnya, itu tidak cukup" sebut Kane.
Dia mengatakan Inggris tidak berencana untuk mengandalkan pertahanan setelah gol Gordon.
BACA JUGA:Ada Apa? Kejagung Minta Jajaran Kajati Setop Pengumpulan Data Program MBG
"Ketika kami unggul, pesannya adalah untuk menyerang lagi dan mencetak gol lagi," katanya.
"Kemudian setelah mereka mencetak dua gol, kami mencoba untuk menemukan sesuatu, tetapi kami tidak dapat mengembalikan momentum ke dalam permainan" aku Kane.
BACA JUGA:Surat Rahasia Kejagung Bocor, Rekam Jejak Calon Pejabat Kembali Jadi Sorotan
BACA JUGA:Indonesia Anut Tiga Sistem Hukum Waris, Kepastian Hukum Jadi Perhatian