JAKARTA, Weradio.co.id - Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (Siwo PWI) DKI Jakarta menggandeng Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta untuk menggelar diskusi bertajuk Optimalisasi Venue Jakarta: Sinergi Sempurna DKI Jakarta Sebagai Support System dan Penyangga Utama PON XXII/2028.
Sebagaimana diketahui, Pekan Olahraga Nasional atau PON 2028 akan berlangsung di Nusa Tenggara Barat. Namun, seperti dikutip Weradio.co.id dari Antaranews.com, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, telah menerbitkan surat keputusan ((SK) terkait penyelenggaraan kompetisi olahraga multievent terbesar di Indonesia tersebut.
SK tersebut menyatakan bahwa NTB akan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Pemprov NTT) dan juga Pemprov DKI Jakarta dalam pembagian teknis penyelenggaraan dan sharing anggaran.
NTB akan menggelar pertandingan untuk 31 cabang olahraga atau cabor. Sedangkan NTT akan menggelar pertandingan untuk 24 cabor.
BACA JUGA:Komisi II DPRD Provinsi Minta Pembenahan Menyeluruh Terhadap Efektivitas Program DKP Maluku
Adapun Pemprov DKI Jakarta diproyeksikan untuk menjadi tuan rumah bagi sisa cabor dari total 67 cabor yang fasilitasnya belum tersedia atau kurang memadai di wilayah NTB dan NTT.
Guna mengupas tuntas persiapan Provinsi DKI Jakarta sebagai tuan rumah penyangga, serta cabang olahraga yang akan dipertandingkan di PON 2028, Siwo PWI DKI Jakarta menggandeng KONI DKI Jakarta untuk menggelar diskusi bertajuk Optimalisasi Venue Jakarta: Sinergi Sempurna DKI Jakarta Sebagai Support System dan Penyangga Utama PON XXII/2028.
Kegiatan diskusi akan berlangsung di Lantai IV Gedung KONI DKI Jakarta, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis, 30 Juli 2026.
Diskusi tersebut akan menghadirkan tiga pembicara, yakni Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta, Drs. Andri Yansyah, M.H, Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Prof. Dr. Drs. H Hidayat Humaid, M.Pd, dan Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Pengprov DKI Jakarta, H. Ghozi Zulazmi, S.IP. Diskusi akan dipandu moderator H Tubagus Adi, SH.
Ketua Siwo PWI DKI Jakarta Rialini Nonnie Rering mengatakan, Siwo PWI DKI Jakarta mendorong Jakarta menjadi penyangga atau pendukung PON. Sebab, Jakarta memiliki infrastruktur peninggalan Asian Games 2018 yang masih aktif dan terawat.
"Jadi tidak perlu bangun dari nol, cukup optimalisasi. Tujuannya efisiensi anggaran dan keberlanjutan venue," kata Nonnie dalam siaran pers yang diterima Weradio.co.id.
Nonnie menegaskan, komitmen Siwo DKI Jakarta mendorong agar masa depan PON dan pembinaan olahraga nasional biar lebih efektif, efisien, berorientasi jangka panjang.
"Siwo (DKI Jakarta) juga ingin berkontribusi lewat seminar sekaligus membahas persiapan penyelenggaraan PON kali ini, khususnya di Jakarta, sebagai tuan rumah penyangga," tutup Nonnie.
BACA JUGA:Siap Caplok Raksasa Energi Filipina, Prajogo Pangestu Ajukan Tawaran Fantastis Rp 80 Triliun