Timnas Voli Putra Indonesia Alami Kemunduran setelah Juara AVC Cup 2026, bukan karena Over Confidence

Minggu 26-07-2026,08:57 WIB
Reporter : Agus Riyanto
Editor : Agus Riyanto

Awal game kedua juga berlangsung ketat. Indonesia dan Vietnam beberapa kali berbagi pon sama, 1-1, 2-2, 4-4, 5-5, dan 6-6. Tetapi selepas itu Vietnam  berulangkali mampu menahan gempuran Indonesia, yang justru banyak melakukan kesalahan, terutama dalam hal penerimaan bola pertama atau serve receive.

Vietnam unggul terus dalam perolehan poin. Bahkan Pasukan Rampazzo sempat unggul empat poin pada posisi skor 21-17, sebelum akhirnya mereka menutup game kedua dengan keunggulan 25-22, sekaligus menyamakan skor besar 1-1 dalam tempo lebih dari setengah jam.

Vietnam semakin meningkatkan tekanan mereka di game ketiga. Mereka unggul 7-4. Reidel mencoba menenangkan tim Indonesia dengan mengambil time out lebih awal. Namun, performa Boy Arnez kawan-kawan tidak kunjung membaik. Mereka terlihat serba salah dalam melakukan serangan yang kerap mentah diblok pemain Vietnam.

Konsistensi permainan Vietnam, baik dari segi receive, eksekusi spike, hingga blocking rapat di depan net, membuat mereka semakin di atas angin.

BACA JUGA:Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Rp 11,2 Miliar, Jutaan Rokok Ikut Dimusnahkan

Vietnam pun merebut game ketiga dengan angka meyakinkan 25-19, dan berbalik  unggul 2-1.

Game keempat menjadi titik terendah bagi performa Indonesia. Bermain di bawah tekanan tinggi dan ketertinggalan angka, kesalahan demi kesalahan sendiri lebih sering mereka lakukan.

​Upaya comeback yang coba dilakukan Farhan Halim dan kawan-kawan selalu mental di lini pertahanan kokoh Vietnam. Vietnam tanpa kesulitan berarti mengunci game keempat dengan skor 25-18, sekaligus mengakhiri perlawanan Indonesia dengan skor akhir 3-1.

Kehilangan fokus

​"Anak-anak memulai pertandingan dengan baik di game pertama," kata Reidel Toiran sesuai pertandingan.

BACA JUGA:Indonesia Siap Amankan Tiket Semifinal SEA V Cup saat Adu Kekuatan dengan Filipina di Jakarta Velodrome

Dia melanjutkan, "Namun memasuki game kedua dan seterusnya, anak-anak kehilangan fokus dan mulai berada di bawah tekanan lawan."


Outside hitter Indonesia Farhan Halim (4 hitam) melepaskan spike keras untuk mencoba menembus blok rapat pemain Vietnam. Para pemain Indonesia kerap kali kesulitan menembus pertahanan Vietnam pada laga leg 2 semifinal SEA V Cup 2026 di Jakarta Internation--Dok PBVSI

"Receive kita memburuk, sehingga alur serangan tidak berjalan sesuai rencana. Vietnam bermain sangat konsisten malam ini dan layak menang," tambah pelatih berusia 42 tahun tersebut.

Kapten Indonesia Farhan Halim menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung yang sudah memadati Velodrome.

​"Kami minta maaf belum bisa memberikan hasil terbaik dan melangkah ke final. Vietnam tampil sangat solid, terutama dari segi pertahanan dan blok. Kami sempat kehilangan ritme setelah game pertama dan sulit untuk bangkit kembali dari tekanan. Ini jadi pelajaran mahal untuk evaluasi kami ke depannya," kata Farhan.

Kategori :
https://www.weradio.co.id/" title="Timnas Voli Putra Indonesia Alami Kemunduran setelah Juara AVC Cup 2026, bukan karena Over Confidence"> Timnas Voli Putra Indonesia Alami Kemunduran setelah Juara AVC Cup 2026, bukan karena Over Confidence

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Timnas Voli Putra Indonesia Alami Kemunduran setelah Juara AVC Cup 2026, bukan karena Over Confidence" style="color:#333">

Terkini