Apresiasi juga disampaikan Ketua Wihara Pejagalan Jakarta Utara, Fredy Wei, yang menilai kegiatan budaya mampu memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan.
"Saya mendukung penuh kegiatan seperti ini karena budaya mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang. Semoga kebersamaan yang terbangun melalui Gebyar Budaya Sunter Jaya terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya dalam melestarikan budaya Indonesia," ungkap Fredy Wei.
BACA JUGA:Keraton Jogja Angkat Orkestra Nusantara di Jakarta, Gregah Nusa Gaungkan Kebangkitan Budaya
Kesuksesan penyelenggaraan Gebyar Budaya Sunter Jaya Jilid 2 juga mendapat dukungan dari berbagai mitra, yaitu Cimory, McDonald's, Ancol, dan Sparks sebagai official partnership yang turut berkontribusi dalam menyukseskan acara.
Acara ini melibatkan 26 perguruan silat AstrabiJakarta Utara, 40 pelaku UMKM, puluhan seniman dan budayawan, para pesilat cilik Sanggar Sinlamba Batavia Pusat Sunter Jaya dan Cabang Gunung Sahari Selatan, serta dukungan pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, aparat keamanan, dan dunia usaha.
Gebyar Budaya Sunter Jaya Jilid 2 berhasil membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan berdampingan dengan pemberdayaan ekonomi, pembinaan generasi muda, dan penguatan persatuan masyarakat.
Penyelenggara berharap kegiatan ini terus menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan menjadi salah satu ikon budaya Betawi di Jakarta Utara.