SEPANG, Weradio.co.id - Selaksa pujian patut diberikan kepada pembalap Honda Racing Indonesia dari trah Bahar. Ya Avila Bahar kembali mengukir prestasi spektakuler dengan menutup total 4 Round Malaysia Touring Car Championship (MTC) 2026 sebagai juara umum, yang mana gelar pun langsung dinobatkan pada Minggu 23 Agustus 2026 di Sepang International Circuit, Malaysia.
Avila Bahar dan pembalap Malaysia, Aaron Lim yang berpasangan sejak awal musim tampil alot membela Honda Malaysia Racing Team (HMRT). Sejak balapan Race pertama Sabtu, Avila dan Aaron sama-sama tampil menawan sepanjang 18 lap. Avila-Aaron finis podium ketiga di Race pertama Sabtu itu.
Tapi, sebagai pembalap berpengalaman dengan modal 5 kali gelar juara nasional, pembalap muda berusia 24 tahun ini tak puas hanya bisa meraih podium tiga di Race pertama. Race kedua yang digelar Minggu, Avila dan Aaron pun begitu bersemangat memacu kendaraan Honda FE dengan livery putih merah nomor 27 ini.
Apalagi Avila memang tampil istimewa di Round 4 MTC ini sejak official practice, qualification session hingga race pertama, Avila-Aaron selalu jadi yang tercepat. Itu yang memicu mereka untuk meraih hasil lebih baik lagi di Race kedua Minggu. Avila pun mencatat waktu tercepat di Race kedua yang ia lakukan pada lap kedua dengan waktu 2:31.707.
BACA JUGA:Terus Bebenah Hadapi Musim Baru, Persija Jakarta Kini Lepas Striker Brasil Gustavo Almeida
Seperti di Race satu, start dari pole position, memasuki Race kedua pun Avila dan Aaron start begitu mumpuni dari pole position. Sejak awal keduanya bisa menjaga irama laju kendaraan dengan baik hingga menyudahi 18 lap dengan waktu tercepat di posisi P1.
Sayangnya karena sempat terlalu cepat satu detik saat keluar dari pitstop, Avila pun harus kena penalty 60 detik sehingga posisinya bersama Aaron melorot di tempat kedua. Meski begitu, hasil itu sama sekali tak mengganggu raihan Avila dan Aaron sebagai juara umum MTC 2026 karena pengumpulan poin mereka sejak Round awal sudah sulit dikejar. Keduanya pun tampil di podium dengan kepala tegak.
Avila begitu gembira dengan raihan juara championship MTC 2026 itu. Sarjana vokasi Universitas Indonesia ini mengaku tak kecewa dengan hasil penalty yang harus ia terima. Pasalnya, usaha mereka sudah cukup mumpuni dan juara Championship bagi HMRT tentu sangat menggembirakan.
"Secara overall untuk Round 4 ini memang kami ada di 3 besar dan itu cukup untuk kami terus jadi pimpinan klasemen sehingga bisa juara Championship di MTC 2026," kata Avila yang baru saja meraih double podium di Round 3-4 balapan Mandalika di Lombok, NTB, sepekan sebelum tampil di MTC ini.
BACA JUGA:Menhut Raja Juli Antoni Selidiki 3 Perusahaan Terkait Karhutla di Jambi
Avila juga menyatakan kalau di balapan Round 4 sekaligus penutup MTCC 2026 ini, ada banyak sekali drama. "Sempat susul-susulan, strategi yang kami terapkan juga sempat terchallenge. Tapi, yang paling menyenngkan di Round akhir ini adalah kami beberapa kali memimpin dan selalu menjadi yang tercepat. Mulai official practice, kualifikasi, hingga balapan pun akhinya bisa kita kunci dengan finis P1 bahkan fastest lap semua," tutur Avila lagi.
Yang lebih memuaskan adalah pencapaiannya selama lima tahun bergabung dengan tim Malaysia HMRT akhirnya berbuah juara championship. "Bahagia sekali rasanya setelah 5 tahun bersama HMRT akhirnya bisa juara championship 2026. Kita juga masih punya satu kali balapan lagi tahun ini yaitu Sepang 1000 Km pada November 2026 nanti. Untuk balapan panjang ini, kita berharap dengan pengalaman dan data yang kita punya di MTCC akan jadi modal yang cukup buat kita berlomba selama 8-9 jam di Sepang 1000 Km nanti," tutur Avila yang bersiap meninggalkan Malaysia untuk kembali ke Jakarta pada Selasa 25 Agustus 2026 ini.
Artinya, meski absen di 2 race pertama pada Round satu, Avila Bahar dan Aaron Lim tetap sukses menjadi Juara Umum MTCC 2026 dengan mengantongi 3 kemenangan, 3 pole position dan 2 podium di final round sekaligus membuat posisi pimpinan klasemen tak tergoyahkan lagi. Bravo.