JAKARTA, Weradio.co.id - Kabar gembira datang dari dunia olahraga tanah air. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta siap menggebrak dengan menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai yang pertama kali di Indonesia.
Ajang bergengsi ini akan dihelat di kawasan wisata Ancol, Jakarta Utara, November 2026 mendatang.
Gebrakan ini bukan sekadar mengejar prestasi, melainkan membawa misi besar untuk mewujudkan instruksi Gubernur Pramono Anung agar Jakarta merebut gelar Juara Umum di PON 2028 NTT dan NTB.
Bergerak Untuk Jakarta Juara menjadi genderang perang yang ditabuh KONI DKI. Kolaborasi maut pun terjalin.
BACA JUGA:Siwo DKI Jakarta Gandeng KONI DKI Gelar Diskusi Telisik Kesiapan Venue Tuan Rumah Penyangga PON 2028
KONI Pusat, Pemprov DKI, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), DPRD, hingga PT Pembangunan Jaya Ancol bersatu padu mensukseskan acara ini.
Target Juara Umum & Ekonomi UMKM Melejit
Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Prof. Dr. Hidayat Humaid M.Pd, menegaskan, PON Pantai tidak hanya tentang keringat dan medali.
“Ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya UMKM di sekitar kawasan Ancol,” ujar Prof HH, panggilan akrab Hidayat Humaid, di sela Press Gathering KONI Provinsi DKI Jakarta di Jakarta, Kamis, 3 September 2026.
Bayangkan, riuh rendah suporter berpadu dengan geliat pedagang UMKM. Ini adalah sinergi luar biasa antara prestasi olahraga dan kebangkitan ekonomi kerakyatan.
BACA JUGA:Ketua KONI DKI Jakarta, Hidayat Humaid Resmi Jadi Guru Besar di UNJ
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mematangkan langkah untuk menyulap Ibu Kota menjadi destinasi sport tourism unggulan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah, menegaskan bahwa olahraga saat ini memiliki peran strategis dengan dampak berganda (multieffect) yang sangat besar bagi masyarakat.
Menurut Andri, olahraga tidak hanya sekadar aktivitas fisik atau sarana melatih kedisiplinan, kejujuran, dan sportivitas pada anak. Lebih dari itu, ajang olahraga terbukti mampu menggerakkan roda ekonomi warga sekaligus mempererat hubungan sosial budaya.
“Dalam setiap kegiatan olahraga, pasti ada interaksi dan transaksi ekonomi. Pengunjung yang datang tentu akan jajan, membeli makanan dan minuman. Di situlah unsur ekonomi bergerak,” ujar Andri.
BACA JUGA:Para Atlet Binaan KONI DKI Terima Penghargaan dari DPRD di HUT ke-499 Jakarta