JAkARTA, Weradio.co.id - Artha Graha Peduli (AGP) menghadirkan Paviliun AGP dalam Pasar Wiwitan di SCBD Park, Jakarta, 5-6 September 2026.
Paviliun AGP menjadi salah satu ruang edukasi publik di area Local Market. Paviliun tersebut menghadirkan berbagai informasi dan aktivitas edukatif yang mencakup kepedulian terhadap lingkungan hidup melalui Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC), edukasi kesehatan melalui Arthakes, serta edukasi keamanan dan keselamatan melalui Damkar SGA.
Kehadiran Paviliun AGP memperluas pengalaman pengunjung Local Market, sehingga ruang tersebut tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati produk dan kreativitas lokal, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, kesehatan, dan keselamatan.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, mengatakan kehadiran AGP dalam Pasar Wiwitan tidak hanya ditujukan untuk mendukung pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, tetapi juga membawa semangat kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan, dan keselamatan masyarakat.
“Kalau kita bicara tentang Artha Graha Peduli, salah satu hal yang menjadi bagian penting dari semangatnya adalah bagaimana menjaga dan mengangkat kekayaan Indonesia, baik dari sisi alam, budaya, maupun masyarakatnya. Semangat tersebut juga hadir di Local Market melalui Paviliun AGP yang memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai lingkungan hidup melalui Tambling Wildlife Nature Conservation, kesehatan melalui Arthakes, serta keamanan dan keselamatan melalui edukasi pemadam kebakaran,” ujar Irene Umar dalam keterangan resmi yang dibaca Weradio.co.id, Minggu, 6 September 2026.
Menurut Irene, kehadiran Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC) di Paviliun AGP menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan pentingnya menjaga kekayaan alam Indonesia kepada masyarakat secara lebih dekat.
“Tambling memiliki kekayaan alam yang luar biasa dan menjadi salah satu contoh bagaimana Indonesia memiliki potensi alam yang harus terus kita jaga bersama. Karena itu, edukasi mengenai lingkungan dan konservasi menjadi penting agar masyarakat, termasuk generasi muda, semakin memahami bahwa menjaga alam adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama,” tambah Irene.
Irene juga menilai pendekatan edukasi yang menggabungkan isu lingkungan hidup, kesehatan, dan keselamatan membuat ruang seperti Local Market memiliki nilai yang lebih luas bagi masyarakat.
BACA JUGA:Babah Alun Bersama Artha Graha Peduli Salurkan Bantuan untuk Ratusan Pekerja Informal di Jakarta
“Local Market bukan hanya tempat untuk memperkenalkan dan menjual produk lokal. Ruang seperti ini juga bisa menjadi tempat untuk berbagi pengetahuan, membangun kepedulian, dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Indonesia. Ketika ekonomi kreatif, kepedulian lingkungan, kesehatan, dan keselamatan dapat hadir dalam satu ruang, maka manfaatnya menjadi lebih luas dan dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata dia.
Melalui sinergi tersebut, Pasar Wiwitan SCBD tidak hanya menjadi creative marketplace, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkaya pengalaman masyarakat di tengah dinamika kota, mempertemukan berbagai komunitas dan pelaku kreatif, serta memperluas apresiasi terhadap produk lokal Indonesia.
“Kolaborasi Creative Event Entertainment bersama dengan The Local Market ID melalui Pasar Wiwitan SCBD merupakan langkah untuk menghadirkan ruang publik yang menghubungkan komunitas, pelaku kreatif, dan masyarakat, sekaligus memperkuat SCBD sebagai destinasi yang tidak hanya menjadi pusat bisnis, tetapi juga pusat aktivitas kreatif dan budaya,” ujar Ananta Pribadi, Direktur Creative Event Entertainment (CEE).
Lebih dari 200 Pelaku Kreatif Lokal
Beragam bidang hadir dalam penyelenggaraan September ini, mulai dari fresh produce and farmers, artisan and craft makers, fashion, home & living, wellness, vintage & collectibles, kuliner, hingga aktivitas anak dan keluarga.
BACA JUGA:Tim Saber Artha Graha Peduli Pastikan Area Harmoni Imlek Nusantara 2026 Bersih, Nyaman dan Tertib