Sementara itu, Corporate Sustainability Assistant Manager Kalbe, SFD Arie Wibowo, menyampaikan, kepedulian Kalbe terhadap masyarakat NTT telah berlangsung secara berkelanjutan.
"Kepedulian Kalbe terhadap NTT bukan kali pertama. Pada tahun 2025 lalu, Kalbe melaksanakan program pengecekan kesehatan yang dirangkaikan dengan KKN Tematik Merajut Nusantara di Kabupaten Ngada," ujar Arie.
Arie juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program kemanusiaan tersebut.
BACA JUGA:Kalbe Edukasi Masyarakat Kelola Timbulan Sampah Organik SPPG di Kabupaten Wonogiri
"Kalbe menjalin kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pusterau, Wiby Foundation, IPSM, dan IMDE. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi baik yang terjalin sehingga bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan," jelas Arie.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusterau, Marsma TNI Ignatius Wahyu Anggono, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama lintas sektor yang terjalin dalam membantu masyarakat terdampak gempa.
"Pusterau mengapresiasi kolaborasi yang baik dengan Kalbe dalam mendukung upaya tanggap darurat dan pemulihan pascabencana gempa bumi di NTT. Kolaborasi ini juga menunjukkan kehadiran TNI Angkatan Udara untuk mengabdi kepada masyarakat," ujar Wahyu Anggono.
Melalui kolaborasi ini, Kalbe berharap bantuan kesehatan yang diberikan dapat mendukung pemulihan kondisi masyarakat sekaligus membantu menjaga akses terhadap layanan kesehatan dasar di wilayah terdampak bencana.
Inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Kalbe dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia, termasuk pada masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.