BACA JUGA:Perubahan Regulasi Indonesia Dorong Pendekatan Hukum yang Lebih Terintegrasi
Mengenai kemampuan menyerang timnya dan peluang mereka untuk mencetak lebih banyak gol, Mourinho mengatakan, "Kami bisa saja unggul 3-0 di menit terakhir babak pertama, dan mungkin mengubah skor 3-0 itu menjadi 4-0 atau 5-0."
"Saya ingin memuji para pemain saya, karena pressing adalah sesuatu yang dilatih; memilih momen untuk melakukan pressing, bagaimana caranya, di mana posisinya, dan pemain lawan mana yang harus ditekan," tuturnya.
Kylian Mbappé mendapat pelukan hangat dari Pelatih Real Madrid Jose Mourinho saat dia ditarik keluar dari pertandingan melawan Inter Milan di Santiago Bernabeu. --Dok YahooSports
Menanggapi sebagian penonton yang melontarkan cemoohan kepada Mbappé, Mourinho memberikan dukungan penuh kepada penyerang andalannya itu.
"Saya tidak mengomentari reaksi penonton. Saya tidak melakukannya hari ini, dan tidak akan pernah melakukannya selama saya masih berada di sini," tegasnya.
BACA JUGA:World Encounter Summit 2026 Pertemukan Berbagai Kalangan di Bali, Bahas Kecerdasan Buatan (AI)
"Saat dia (Mbappé) keluar lapangan, saya menciumnya, dan bagi saya, itu adalah tanda penghormatan atas kontribusinya bagi tim," katanya.
Pelatih yang sudah mengoleksi dua trofi Liga Champions ini memprediksi bahwa Mbappé "pasti akan kembali menjadi pencetak gol terbanyak Liga Champions musim ini" dan menyatakan kepuasan penuh atas kontribusi keseluruhannya.