JAKARTA, Weradio.co.id - Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur terus melakukan inovasi positif.
Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur menggelar pertemuan santai untuk bertukar gagasan mengenai aktivitas jurnalistik dan peluang usaha yang bisa dikembangkan, salah satunya menjaga lingkungan hidup.
Mereka berkumpul di Caffe Teras 7, Jalan Raya Penggilingan, Jakarta Timur, seusai menghadiri acara Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin di Balai Agung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 7 September 2026.
Salah satu pembahasan menarik dalam pertemuan tersebut adalah usaha yang kini tengah dirintis wartawan interaksinews.com, Rio Manik, anggota Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
BACA JUGA:Badan Gizi Nasional Hentikan Sementara Operasional Sejumlah SPPG yang Belum Memiliki SLHS
Saat ini, Rio Manik sedang mencoba mengembangkan usaha media tanam. Langkah tersebut menjadi bagian dari upayanya membangun kegiatan usaha yang dapat berjalan beriringan dengan profesinya sebagai insan pers.
Diskusi pun berkembang secara informal. Sejumlah rekan memberikan pandangan dan dukungan, sekaligus bertukar pengalaman mengenai bagaimana sebuah usaha dapat dirintis dari skala kecil dan dikembangkan secara bertahap.
Media tanam, kata Rio Manik, adalah material atau bahan yang digunakan sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya akar tanaman.
"Ada dua jenis media tanam. Pertama, media tanam organik, yaitu berasal dari bagian tumbuhan atau organisme hidup yang dapat terurai," ujar Rio Manik.
BACA JUGA:Bea Cukai Sita 10 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp 8 Miliar
Kedua, kata Rio Manik, adalah media tanam anorganik, yaitu berasal dari batuan, mineral, atau olahan bahan sintetis yang umumnya tidak mengandung nutrisi mandiri, tetapi memiliki aerasi dan drainase yang sangat baik.
"Media tanam berfungsi untuk menopang tanaman agar berdiri tegak, serta menyalurkan air, nutrisi (unsur hara), dan udara (oksigen) yang dibutuhkan tanaman untuk bertahan hidup," jelas Rio Manik.
Media tanam memiliki empat fungsi utama. Pertama, penyokong mekanis. Menjaga struktur batang dan akar tanaman tetap kokoh dan tidak mudah roboh.
Kedua, penyimpan air. Menahan air secukupnya agar akar tetap lembap tanpa membuat akar membusuk.
BACA JUGA:Wali Kota Dukung Gunung Sahari Selatan, Sinlamba Batavia Jadi Sorotan
Ketiga, penyedia nutrisi. Menyediakan dan mengikat unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk bertumbuh.