JAKARTA, Weradio.co.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, siap menghapuskan dahaga publik sepak bola Indonesia akan gelar juara. FIFA ASEAN 2026 jadi kesempatan besar Pasukan Garuda meraih trofi dan menciptakan sejarah di depan publik sendiri.
FIFA memberi kepercayaan kepada Indonesia, dalam hal ini PSSI, untuk menyelenggarakan FIFA ASEAN Cup 2026, yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Turnamen yang baru kali pertama digelar oleh FIFA ini berlangsung 25 September hingga 1 Oktober 2026.
Indonesia bertindak sebagai tuan rumah (Divisi 1) dan tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.
John Herdman menilai, turnamen edisi perdana ini adalah kesempatan terbesar dan pertama kalinya bagi Pasukan Garuda untuk mengangkat trofi resmi FIFA di depan publik sendiri
Tampil di depan publik sendiri akan menjadi tambahan motivasi tersendiri bagi para pemain Indonesia untuk memberikan penampilan dan prestasi terbaik.
"Kami akan memberikan segala yang kami miliki. Hanya itu satu-satunya hal yang bisa kami janjikan kepada para penggemar," tegas Herdman dalam acara pengumuman pemegang hak siar FIFA ASEAN Cup 2026 di SCTV Tower, Jakarta, Senin, 14 September 2026.
Menurut Herdman, tekadnya tersebut seiring dengan pernyataan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Kata Herman, Erick punya ambisi besar terhadap masa depan sepak bola Tanah Air, khususnya Timnas Indonesia.
"Ya, itu tipikal Pak Erick (Thohir). Pak Erick membawa saya ke sini karena dia menjual mimpi kepada saya untuk lolos ke Piala Dunia 2030. Dia punya ambisi besar untuk finis di delapan besar AFC pada 2027 dan memenangi sebuah trofi, menjadi yang pertama," tutur pelatih asal Inggris tersebut.
BACA JUGA:Sutanto Hartono Bersyukur FIFA Percaya EMTEK Media Pegang Hak Siar FIFA ASEAN Cup 2026
Dan, Herdman ingin menjadi bagian dalam sejarah sepak bola Indonesia. Dia melihat FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan awal untuk mewujudkan ambisi tersebut.
"Maksud saya, Anda tentu ingin mengikuti orang (Erick Thohir-Red) seperti itu. Anda ingin menjadi bagian dari sejarah yang sedang ditulis di negara ini, dan kita semua mendapat kesempatan dalam 10 hari untuk memulai perjalanan itu menuju trofi pertama kita dan meraihnya," kata Herdman.
Untuk itu, Herdman memastikan akan mengombinasikan pemain-pemain dari kompetisi lokal dengan pemain diaspora terbaik yang berkompetisi di luar negeri. Para diaspora bisa dipanggil memperkuat timnas, karena turnamen ini masuk dalam kalender resmi FIFA.
Sebelumnya, di hadapan Herdman, Erick Thohir mengakui bahwa PSSI memiliki ambisi besar terhadap Timnas Indonesia. Erick juga mengatakan publik sepak bola Indonesia tentu ingin melihat Timnas Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup.
"Tentu ekspektasi dari masyarakat semua, pasti yang ada di sini termasuk saya, ingin Timnas juara," ucap Erick. "Tapi juga kita jangan menutup mata karena banyak sekali tim-tim Asia Tenggara juga mempersiapkan timnya dengan serius."