BACA JUGA:Manchester United Tersingkir dari Piala Liga, Michael Carrick Akui Lakukan Kesalahan Ini
Raphinha, yang tampil gemilang saat bermain sebagai penyerang tengah Barca, mencetak gol keempat tim setelah menerima umpan matang dari Olmo.
Bintang muda Spanyol Yamal seharusnya bisa mencetak gol kelima setelah Karim Adeyemi yang lincah dijatuhkan di kotak penalti, namun eksekusinya digagalkan oleh kiper Julen Agirrezabala.
Pesta di tengah hujan
Kiper cadangan Barca, Wojciech Szczesny, menggantikan Garcia saat jeda babak pertama setelah kiper timnas Spanyol itu mengalami cedera akibat terpeleset di lapangan yang basah saat hendak mengambil bola.
Tendangan Yamal sempat mengenai tiang gawang dan kemudian golnya dianulir karena offside. Malam itu terasa lebih membuat frustrasi bagi sang pemain muda dibandingkan rekan-rekannya di tengah guyuran hujan deras pada babak kedua.
Yassir Zabiri kembali memperkecil kedudukan bagi Racing setelah kesalahan fatal dilakukan Szczesny, yang gagal saat mencoba aksi menggiring bola.
Zabiri merebut bola dari Szczesny dan mencetak gol. Gol kelima Barcelona tercipta tak lama kemudian melalui penalti lainnya setelah Adeyemi dijatuhkan.
Raphinha menyempurnakan hat-trick-nya lewat eksekusi penalti yang menjadi gol kesembilannya di liga musim ini, sekaligus memperkokoh posisinya sebagai pencetak gol terbanyak liga.
Raphinha digantikan oleh rekan senegaranya, Gabriel Jesus, yang kemudian mencetak gol keenam lewat penyelesaian tajam ke sudut atas gawang setelah menerima umpan dari Yamal. Gol Gabriel disebut-sebut mirip gol yang dicetak striker legendaris Barca Luis Suarez.
BACA JUGA:TNI Perkuat Sinergitas Lintas Sektor dalam Pencegahan Karhutla di Sambas
Sang pemain sayap akhirnya mencetak gol ketika Adeyemi melesat di sisi kiri dan memberikan umpan untuk gol ketujuh sekaligus terakhir bagi Barca.
Ini awal musim bersejarah bagi Barcelona. Tujuh kemenangan dari tujuh pertandingan, dan kemenangan terbaru ini kembali diraih dengan performa sangat meyakinkan.
"Saya menyukai cara kami bermain dan raihan tiga poin ini. Saya senang, kami semua senang. Tidak mudah bermain melawan Racing," kata Hansi Flick.
Mengenai keberhasilan memenangi tujuh pertandingan pertama musim ini, pelatih asal Jerman tersebut mengatakan, "Selalu menyenangkan untuk mengawali musim dengan baik, namun yang terpenting adalah bagaimana kami mengakhirinya. Hal ini memberi kami kepercayaan diri, dan saya menyukai momentum serta intensitas permainan kami. Semua pemain melakukan tekanan (pressing) dan terlibat aktif. Kerja sama tim adalah kunci segalanya."