Pendekatan persuasif dan humanis diharapkan membuat masyarakat tidak sekadar menjadi sasaran edukasi, tetapi turut menjadi mitra aktif dalam mencegah TPPO, TPPM, serta berbagai bentuk kerawanan keimigrasian.
Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Kanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta untuk menghadirkan imigrasi yang semakin dekat dengan masyarakat melalui pengawasan, edukasi, pelayanan, dan perlindungan.