BRIN-PGN-Pemkab Batang Jawab Tantangan Perubahan Iklim Lewat Teknologi Ketahanan Pangan

Sabtu 19-09-2026,04:22 WIB
Reporter : Nonnie Rering
Editor : Nonnie Rering

BATANG, Weradio.co.id – Tantangan El Niño dan kondisi lahan pesisir yang memiliki kadar garam (salinitas) tinggi tidak menghalangi produktivitas pertanian di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Kolaborasi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Pemerintah Kabupaten Batang berhasil menghasilkan sekitar 166,5 ton gabah kering panen (GKP) dari budidaya Padi Biosalin dengan nilai ekonomi mencapai Rp1,3 miliar.

Hasil tersebut dipanen dalam Panen Raya Padi Biosalin di Kabupaten Batang, Jumat (18/9), melalui program CSR Pengembangan dan Budidaya Varietas Padi Biosalin dan Minapadi Salin pada Kawasan Salinitas Tinggi.

Capaian tersebut menjadi relevan di tengah kondisi iklim yang menantang. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), indeks ENSO rata-rata tiga bulanan periode Juli-September 2026 tercatat 2,6 atau berada pada kategori El Niño sangat kuat. Hingga Dasarian I September, sekitar 80,7 persen Zona Musim di Indonesia juga telah memasuki musim kemarau.

BACA JUGA:Ini Janji Alexander Jeremejeff untuk The Jakmania yang tidak Bisa Dampingi Persija Jakarta Tanding di Bali

Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi sektor pertanian, terutama di kawasan pesisir yang memiliki keterbatasan air dan menghadapi salinitas akibat pengaruh air laut maupun rob. Di Batang, kondisi tersebut sebelumnya membuat sebagian lahan pesisir tidak produktif selama 6 tahun.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan perubahan iklim, abrasi, dan rob menjadi tantangan bagi keberlanjutan lahan pertanian pesisir. Menurutnya, diperlukan langkah adaptasi dan mitigasi yang terintegrasi, termasuk melalui inovasi pertanian yang mampu beradaptasi dengan kondisi lahan salin.

Ia menilai pengembangan Padi Biosalin dan mina salin di Batang menunjukkan bahwa lahan dengan tingkat salinitas tinggi tetap dapat dimanfaatkan secara produktif melalui penerapan inovasi dan teknologi. "Integrasi padi dan ikan juga rumput laut juga berpotensi menjadi model yang dapat dikembangkan sesuai karakteristik wilayah," ujar Hanif.

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan mengatakan tantangan perubahan iklim dan kondisi lingkungan pesisir membutuhkan kolaborasi lintas sektor. "Kerjasama pemerintah, dunia usaha, lembaga riset, dan masyarakat dapat menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan wilayah sekaligus memberikan manfaat ekonomi, lingkungan dan masyarakat khususnya petani," kata M. Faiz.

BACA JUGA:Wujud Solidaritas, Koordinatoriat Wartawan Parlemen Gelar Doa Bersama di Senayan

Anggota Dewan Pengarah BRIN, Tri Mumpuni menyampaikan bahwa keberhasilan panen kali ini adalah hasil dari gotong royong dan kolaborasi semua pihak baik pemerintah, akademisi, badan usaha, dan masyarakat. Secara khusus dia mengucapkan apresiasi kepada para petani yang gigih dan mau berjalan bersama mengaplikasi hasil rekayasa teknologi ini menjadi manfaat nyata buat masyarakat dan ketahanan pangan Batang.

Bangun Ekosistem Pesisir Berkelanjutan

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan pengembangan Padi Biosalin merupakan bagian dari komitmen PGN menjalankan program tanggung jawab sosial CSR dan lingkungan yang menciptakan manfaat ekonomi sekaligus sosial bagi masyarakat.

Menurut Fajriyah, panen di Batang menunjukkan bahwa lahan yang sebelumnya tidak produktif dapat kembali dimanfaatkan dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat dan membuka lapangan kerja melalui inovasi dan kolaborasi.

Program Padi Biosalin di Batang merupakan bagian dari kerja sama PGN dan BRIN yang telah dikembangkan di sejumlah wilayah pesisir. Sejak Desember 2024 hingga saat ini, pengembangannya telah mencapai sekitar 232 hektare di Semarang, Jepara, dan Batang.

Kategori :
https://www.weradio.co.id/" title="Wujud Solidaritas, Koordinatoriat Wartawan Parlemen Gelar Doa Bersama di Senayan"> Wujud Solidaritas, Koordinatoriat Wartawan Parlemen Gelar Doa Bersama di Senayan

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Wujud Solidaritas, Koordinatoriat Wartawan Parlemen Gelar Doa Bersama di Senayan" style="color:#333">
https://www.weradio.co.id/" title="Polemik Transparansi dan Prosedur, Lima Calon Tolak Hasil Seleksi KPID Sumut"> Polemik Transparansi dan Prosedur, Lima Calon Tolak Hasil Seleksi KPID Sumut

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Polemik Transparansi dan Prosedur, Lima Calon Tolak Hasil Seleksi KPID Sumut" style="color:#333">
https://www.weradio.co.id/" title="Waduh, 41 Persen Anak Sekolah Giginya Berlubang "> Waduh, 41 Persen Anak Sekolah Giginya Berlubang

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Waduh, 41 Persen Anak Sekolah Giginya Berlubang " style="color:#333">
https://www.weradio.co.id/" title="Imigrasi Jakarta Perkuat Deteksi Dini Tindak Pidana Perdagangan Orang"> Imigrasi Jakarta Perkuat Deteksi Dini Tindak Pidana Perdagangan Orang

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Imigrasi Jakarta Perkuat Deteksi Dini Tindak Pidana Perdagangan Orang" style="color:#333">

Terkini