JAKARTA, Weradio.co.id - Platform pencarian kerja dan rekrutmen online terkemuka di kawasan Asia Pasifik, Jobstreet by SEEK, memperkenalkan dua inovasi terbaru dalam platformnya, yaitu Personalised Targeting dan Assist. Pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI dalam proses rekrutmen ini bukan untuk menggantikan peran manusia, tetapi untuk membantu tim HR menjangkau kandidat yang lebih relevan.
Hal tersebut terungkap dalam pemaparan Managing Director Indonesia Jobstreet by SEEK, Wisnu Dharmawan, di Kantor Jobstreet by SEEK di lantai 45 Gedung RDTX Place, Kuningan, Jakarta, Jumat, 18 September 2026.
Peluncuran inovasi terbaru ini merupakan bagian dari peta jalan transformasi terpadu yang dijalankan oleh SEEK di delapan negara Asia-Pasifik. Sejak 2023, Jobstreet by SEEK terus bertransformasi dan melakukan inovasi berkelanjutan secara terstruktur mulai dari unifikasi tahun 2023, demokratisasi (2024), optimasi (2025), hingga sekarang integrasi (2026).
Upaya jawab tantangan
Wisnu menjelaskan, Personalised Targeting dan Assist adalah upaya menjawab tantangan rekrutmen yang semakin dinamis. Pembaruan ini menandai transisi dari AI tradisional menuju sistem Agentic AI yang lebih proaktif.
BACA JUGA:BRIN-PGN-Pemkab Batang Jawab Tantangan Perubahan Iklim Lewat Teknologi Ketahanan Pangan
Personalised Targeting mempelajari kebutuhan dan pola rekrutmen setiap perusahaan. Sejak iklan lowongan dibuat, sistem menggunakan informasi seperti preferensi, kriteria kandidat, aktivitas pencarian, shortlist, dan riwayat perekrutan untuk membangun pemahaman yang semakin relevan mengenai kandidat yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Pemahaman tersebut kemudian digunakan untuk membantu menjangkau kandidat melalui berbagai titik interaksi di platform, termasuk email, rekomendasi, dan push notification.
Managing Director Indonesia Jobstreet by SEEK, Wisnu Dharmawan, menjelaskan mengenai agentic AI Personalised Targeting, satu dari dua inovasi baru, yang diperkenalkan Jobstreet di Kantor Jobstreet by SEEK di lantai 45 Gedung RDTX Place, Kuningan, Jakarta,-Weradio.co.id -Agus Riyanto
Proses ini berjalan secara berkelanjutan di latar belakang tanpa memerlukan konfigurasi rumit dari rekruter.
Salah satu kemampuannya adalah tanda "Likely Interested" atau kandidat yang "Mungkin Berminat". Sekitar tujuh hari setelah iklan ditayangkan, Jobstreet by SEEK dapat mengidentifikasi kandidat yang belum melamar tetapi sudah menunjukkan sinyal ketertarikan terhadap lowongan, misalnya dengan menyimpan iklan tersebut.
BACA JUGA:Perdagangan Bilateral Indonesia - Rumania Melonjak 240 Persen, Tembus US$ 571,6 Juta
Kandidat dalam kategori ini memiliki kemungkinan hingga lima kali lebih besar untuk melamar ketika dihubungi secara proaktif oleh perusahaan. Hal ini membantu rekruter memprioritaskan upaya kepada kandidat yang paling berpotensi untuk melamar.
Assist mitra rekrutmen
Fitur lainnya adalah Assist. Assist hadir sebagai mitra rekrutmen always-on yang memastikan jangkauan tersebut berhasil dikonversi menjadi keputusan rekrutmen yang cepat dan akurat.