Itu kemenangan pertama dalam tiga tahun terakhir Persija atas Persib.
BACA JUGA:Pesta Tujuh Gol ke Gawang Santander, Barcelona Pertahankan Rekor Kemenangan 100 Persen
Rapor biru ini menempatkan Rizky Ridho dan kawan-kawan di peringkat keempat klasemen sementara Super League 2026/2027 dengan mengoleksi enam poin, mencetak tiga gol, dan kemasukan satu gol.
Shin Tae-yong, yang sudah mengenal kultur sepak bola Tanah Air karena dia pernah lima tahun menangani Timnas Indonesia, optimistis tim asuhannya bisa membukukan hattrick atau tiga kemenangan beruntun dengan mengalahkan Java United.
Dalam rekaman konferensi pers yang diterima Weradio.co.id dari Media Persija, Shin Tae-yong mengungkapkan, "Persiapan kami sangat baik untuk menghadapi Java United. Rencananya satu hari sebelum pertandingan baru kami berangkat (ke Bali). Tapi ini jadinya dua hari sebelum pertandingan, kondisi ini sangat baik."
Mainkan gaya sendiri
"Yang penting kami tidak lengah untuk permainan besok. Yang penting kami memainkan gaya permainan kami seperti biasanya. Kalo itu bisa kami lakukan, saya yakin kami bisa mendapatkan hasil yang positif," tambah pelatih berusia 55 tahun itu.
BACA JUGA:Manchester United Tersingkir dari Piala Liga, Michael Carrick Akui Lakukan Kesalahan Ini
Mantan pelatih Timnas Indonesia dan Timnas Korea Selatan itu semakin optimistis karena dia bisa menurunkan skuat terbaik. Pemain yang absen melawan Persib, seperti Witan Sulaiman, Dony Tri Pamungkas, dan Shayne Pattynama sudah bisa tampil pada pertandingan akhir pekan ini.
"Mungkin skuatnya akan lebih baik dibanding lawan (Persib) Bandung," kata Coach Shin.
Dia juga mengakui kemenangan atas Persib dan Borneo FC sudah memperkuat keyakinan dan mentalitas serta mempertebal rasa percaya diri para pemain Macan Kemayoran untuk mengarungi sisa kompetisi musim ini.
Belum pernah menang
Kontras dengan hasil yang diperoleh Java United. Tim yang musim lalu memakai nama Maluku Utara (Malut) United ini menjadi salah satu dari delapan tim yang belum pernah merasakan kemenangan.
Pada pekan pertama di kandang sendiri Malut United dipaksa bermain imbang, 1-1, melawan Garudayaksa. Bertandang ke markas Persita Tangerang pada pekan kedua, tim asuhan Fabio Lefundes kalah 2-3.
Rapor merah ini membuat Gustavo Franca dan kawan-kawan terjerumus ke zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-17 dengan poin minus satu. Maklum, mereka memulai musim dengan minus dua poin karena mendapatkan sanksi dari operator liga, I.League.