JAKARTA, Weradio.co.id - Bulan madu Shin Tae-yong dan Persija Jakarta berlanjut setelah pelatih asal Korea Selatan tersebut mengantarkan Macan Kemayoran mencatat hattrick kemenangan pada pekan ketiga Super League 2026/2027 dengan mengalahkan Java United 1-0 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu malam, 19 September 2026.
Kali ini pemain muda berusia 20 tahun Arlyansyah Abdulmanan yang mencetak gol tunggal penentu kemenangan Persija Jakarta.
Kemenangan atas Java United melengkapi hattrick kemenangan Persija di awal musim Super League 2026/2027. Dalam dua pertandingan sebelumnya, Persija juga menang atas Borneo FC 1-0 dan atas Persib Bandung (2-1).
Meraih nilai sempurna, sembilan, dari tiga pertandingan, Persija menempati peringkat kedua di papan klasemen. Mereka hanya kalah selisih gol dari peringkat pertama Madura United.
BACA JUGA:Setelah Curi Satu Game dari Jepang, Indonesia sudah Ditunggu Thailand di Perempat Final Asian Games
Laskar Kepodang Emas- julukan untuk Java United - tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan. Bahkan, tim asuhan Fabio Lefundes ini sudah menelan dua kekalahan beruntun. Satu pertandingan lainnya berakhir imbang.
Pertahankan starting XI
Meski menghadapi Java United yang tidak pernah menang dalam dua pertandingan pembuka musim ini, Shin Tae-yong tetap menurunkan skuat terbaik Persija.
Bahkan, starting XI Macan Kemayoran melawan Kepodang Emas, sama persis dengan formasi pemain inti yang mereka turunkan ketika mengalahkan juara bertahan Persib Bandung 2-1 pada Sabtu pekan lalu.
Ketika pertandingan yang digelar tanpa penonton tersebut berjalan 13 menit, Arlyansyah Abdulmanan sudah membuka kemenangan Persija.
BACA JUGA:Geger Industri Tambang, Low Tuck Kwong Mendadak Lepas 30% Saham Bayan Resources kepada Haji Isam
Seperti tiga gol Persija lainnya, gol Arlyansyah lahir dengan memanfaatkan crossing atau umpan silang dan dibangun dari bawah.
Prosesi gol Persija berawal dari skema serangan balik yang rapi dan terukur dari sayap kiri. Gelandang Persija, Stjepan Loncar, menginisiasi skema serangan dengan melepaskan umpan akurat ke arah Kerim Memija yang bergerak melebar di sisi kiri area penyerangan Macan Kemayoran.
Bek asal Bosnia tersebut kemudian menusuk ke depan dan melepaskan sebuah umpan silang datar yang menusuk langsung ke dalam kotak penalti Java United.
Dengan kecepatannya Arlyansyah Abdulmanan berhasil membaca arah bola dengan cermat. Berada di posisi ideal yang tidak terkawal, pemain berambut gondrong usia 20 tahun tersebut menyambut umpan Memija dengan satu sontekan tenang yang gagal dihalau oleh kiper Java United, Jorge Bartholdy.