Soal golnya, Arlyansyah mengatakan, "Saya sangat senang bisa mencetak gol kemenangan untuk tim. Tapi ini juga berkat kerja sama tim."
"Ke depan saya akan berusaha keras untuk mencetak gol lagi. Chemistry saya dengan tim sudah kami dapatkan sejak pemusatan latihan selama persiapan pramusim," ucap pemain bernomor punggung 11 ini.
Pertahankan formasi inti
Menghadapi Java United yang tidak pernah menang dalam dua pertandingan pembuka musim ini, Persija tetap menurunkan skuat terbaiknya.
Bahkan, Coach Shin mempertahankan starting XI atau formasi inti Macan Kemayoran seperti ketika mengalahkan juara bertahan Persib Bandung 2-1 pada Sabtu pekan lalu.
Ketika pertandingan yang digelar tanpa penonton tersebut berjalan 13 menit, Arlyansyah Abdulmanan sudah membuka kemenangan Persija, memanfaatkan umpan Kerim Memija.
Kyohei Yoshino (kiri) dan Rayhan Hannan (kanan) sudah membangun pertahanan Persija Jakarta sejak dari tengah lapangan melawan Java United. --Dok Media Persija
Seperti tiga gol Persija lainnya, gol Arlyansyah lahir dengan memanfaatkan crossing atau umpan silang melalui serangan balik yang dibangun dari bawah.
Gelandang Persija, Stjepan Loncar, menginisiasi serangan dengan melepaskan umpan akurat ke Memija yang bergerak melebar di sisi kiri area penyerangan Macan Kemayoran.
Bek asal Bosnia tersebut kemudian menusuk ke depan dan melepaskan umpan silang datar ke drpan gawang Java United.
Dengan kecepatannya Arlyansyah Abdulmanan berhasil menjangkau bola. Berada di posisi ideal dan tidak terkawal, Arlyansyah menyambut umpan Memija dengan sontekan pelan tetapi terukur, menaklukkan kiper Java United, Jorge Bartholdy.
Bertahan di ketinggian
Selepas itu, Persija bermain dengan pertahanan tinggi. Para pemain bertahan skuat Ibu Kota sudah membangun pertahanan sejak garis tengah lapangan, bahkan hingga melewati garis wilayah Java United untuk bertahan. Apalagi, Java United serangannya sporadis.