LAS VEGAS, Weradio.co.id — Misteri kasus pembunuhan legenda hip hop dunia, Tupac Shakur yang terbengkalai selama hampir tiga dekade akhirnya menemukan titik terang.
Juri pengadilan Las Vegas resmi menyatakan Duane Keffe D Davis, 63 Tahun, bersalah atas tuduhan pembunuhan tingkat pertama (first degree murder) terkait aksi penembakan fatal pada 1996 silam.
Putusan bersejarah tersebut dibacakan setelah juri melakukan musyawarah selama kurang dari tiga jam, menyusul persidangan maraton yang berlangsung selama beberapa pekan.
Otak di Balik Penembakan Drive By
Meskipun tuduhan utama menyatakan Davis tidak menarik pelatuk secara langsung, jaksa penuntut berhasil membuktikan bahwa ia adalah shot caller atau dalang utama di balik serangan tersebut.
Davis terbukti menyediakan senjata api dan mengarahkan rombongan di dalam mobil Cadillac putih untuk mengejar mobil yang ditumpangi Tupac Shakur dan pendiri Death Row Records, Marion Suge Knight.
Jaksa Penuntut Utama, Binu Palal, menegaskan, penembakan tersebut dilakukan secara terencana (premeditated).
Serangan balasan itu dipicu oleh perkelahian yang melibatkan keponakan Davis, Orlando Anderson, di sebuah kasino beberapa jam sebelum insiden penembakan terjadi.
"Ini adalah sebuah rencana, bukan tindakan impulsif," ujar Palal saat membacakan argumen penutup di persidangan seperti dilansir Forbes yang dibaca Weradio.co.id, Senin, 21 September 2026.
BACA JUGA:Ini Daftar Film Raksasa Hollywood yang Resmi Tayang di Netflix September 2026
Pengakuan di Buku Menjadi Bukti Kunci
Dalam proses hukum, klaim dan pengakuan Davis sendiri yang menjadi amunisi utama penuntut.
Davis kerap membeberkan keterlibatannya dalam berbagai wawancara media serta di dalam buku memoarnya yang terbit pada 2019, Compton Street Legend.
Meski pihak kuasa hukum berargumen bahwa pernyataan Davis hanyalah karangan demi popularitas dan keuntungan finansial, jaksa menunjukkan fakta konsisten, yaitu Davis selalu mengonfirmasi bahwa dirinya berada di dalam mobil tempat tembakan dilepaskan.
Jaksa bahkan memperlihatkan kliping koran yang dikumpulkan Davis selama bertahun-tahun sebagai bukti obsesinya terhadap peristiwa penembakan tersebut.
BACA JUGA:Tony Stark Hidup Lagi? Bocoran Film Avengers: Secret Wars Ungkap Kebangkitan Iron Man