JAKARTA, Weradio.co.id - Penulis sekaligus jurnalis, Emanuel Dapa Loka resmi meluncurkan karya terbarunya berjudul Menulis Feature Memikat – Merekam Denyut Nadi Manusia di Gedung Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), Jakarta Pusat, Sabtu, 26 September 2026.
Peluncuran buku terbitan Penerbit Altheras yang didukung CSR BCA tersebut dilaksanakan di sela acara Peluncuran Program Rumah Besar Sumba.
Emanuel menyebut bukunya sebagai langkah konkret untuk mendorong Rumah Besar Sumba menjadi pusat gagasan dan kreativitas intelektual.
Bagi Emanuel, feature bukan sebatas keterampilan teknis jurnalistik, melainkan cara pandang terhadap manusia dan kehidupan secara utuh.
BACA JUGA:Peristiwa Bersejarah, Indonesia Tampil Perdana di Pameran 100 Gua Natal di Vatikan
"Feature harus berangkat dari manusia dan bermuara pada manusia," ujar alumnus Universitas Mercu Buana Jakarta tersebut saat memaparkan prosa kebudayaannya.
Emanuel mengungkapkan, buku ini lahir dari perpaduan kekaguman dan kegelisahan.
Emanuel mengagumi tulisan feature yang jernih, memikat, dan mampu menyentuh kesadaran tanpa terkesan menggurui.
Namun, di sisi lain, dia gelisah karena karya berkualitas tersebut membutuhkan kepekaan dan ketekunan tinggi untuk menyelami kenyataan.
BACA JUGA:Sinyal Perubahan Vatikan, Paus Leo Kembalikan Tradisi Klasik dan Rombak Jabatan Penting
Berbeda dari cerpen yang bertumpu pada imajinasi, feature merupakan jurnalisme bercerita yang berpijak pada fakta nyata.
Tantangan utamanya terletak pada kemampuan menghidupkan fakta agar mampu menggugah perasaan pembaca.
Di tengah era banjir informasi yang cepat, Emanuel menilai kehadiran feature menjadi sangat relevan sebagai ruang jeda.
Tulisan feature mengajak pembaca untuk memperlambat langkah, memahami proses, serta menemukan makna mendalam di balik suatu peristiwa.
BACA JUGA:RIP atau Doa? Menggugat Budaya Instan dalam Ungkapan Dukacita
Alumnus SMA Katolik Anda Luri Waingapu ini juga menekankan bahwa kemahiran menulis feature tidak bisa diraih secara instan.