JAKARTA, Weradio.co.id - Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengatakan "mustahil" untuk tidak menyoroti penampilan individu Lamine Yamal setelah pemain berusia 19 tahun dari Barcelona itu tampil cemerlang untuk membawa sang juara dunia memetik kemenangan 4-1 atas Kroasia di Liga A Grup 3 (Grup A3) Liga Bangsa-Bangsa hari Rabu, 30 September 2026.
Yamal, yang menempati posisi kedua dalam pemungutan suara Ballon d'Or 2025, terlibat langsung dalam tiga gol pertama Spanyol sebelum digantikan oleh Victor Munoz pada menit ke-68.
Keluarnya Yamal menjadi kelegaan bagi bek kiri Kroasia, Josko Gvardiol, yang terus dibuat kewalahan oleh lawannya itu selama lebih dari satu jam. Gvardiol setidaknya sekali dilewati lewat aksi dribel Yamal, yang memanfaatkan penguasaan bola Spanyol sebesar 64 persen sebelum turun minum.
Pemain juara Piala Dunia 2026 itu dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingana versi Flashscore dengan nilai 8,7 dari 10 berkat torehan dua gol dan satu assistnya. Ini kali pertama dalam 35 penampilannya bersama Spanyol Yamal mencatatkan total tiga gol atau assist dalam satu pertandingan.
BACA JUGA:Thomas Tuchel Puji Kerja Keras Inggris usai Kemenangan yang 'tidak Glamor' atas Republik Ceska
Luis de la Fuente "sangat senang" dengan penampilan Yamal saat mengalahkan Inggris dan Kroasia. Bahkan, De la Fuente menilai umpan silang yang berujung pada gol sundulan Marc Pubill—yang dilepaskan dari dekat titik penalti—sama hebatnya dengan dua gol yang dicetak Yamal sendiri.
"Saya tidak suka terlalu fokus pada penampilan individu, tetapi terkadang hal itu tak terelakkan," ujar De la Fuente tentang Yamal, seperti dibaca Weradio.co.id dari Soccerway.
Dia melanjutkan, "Lamine ingin menunjukkan kepada dunia seperti apa kualitas permainannya."
"Hari ini kita kembali menikmati aksi magisnya, namun dia mengerahkan kemampuan istimewanya itu demi kepentingan tim," ujar De la Fuente.
BACA JUGA:Kalbe dan IPSM Salurkan 75.000 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Menurut De la Fuente, hal tersebut mencerminkan karakter Yamal dengan baik.
Di masa depan Yamal akan semakin dikenal berkat kontribusinya dalam permainan kolektif tim. "Kami beruntung memilikinya di sini. Di dalam tim, dia sangat disukai," tambah De la Fuente.
Juara dunia Spanyol tampil perkasa saat menghadapi tim tamu yang menempati peringkat ke-12 dunia tersebut. Tambahan tiga poin ini sekaligus mengukuhkan posisi Spanyol di puncak Grup A3 dengan dua kemenangan dari dua pertandingan, menyusul kemenangan dramatis 3-2 atas Inggris di Wembley akhir pekan lalu.
Setelah Spanyol merayakan kemenangan Piala Dunia 2026 dengan mengangkat trofi di Stadion Ramon Sanchez-Pizjuan yang dipadati puluhan ribu penonton, La Furia Roja tak butuh waktu lama untuk melanjutkan pesta di atas lapangan..BACA JUGA:Lima Cara HR Dorong Pertumbuhan Bisnis, sebagai Mitra Strategis, Penggerak Budaya, dan Kesiapan Talenta
Gol cepat Yamal