BACA JUGA:Menteri Hukum RI Terima Pengaduan Dugaan Kriminalisasi Sengketa Paten Konstruksi Sarang Laba-Laba
Respons itu sejalan dengan cara Baker memahami posisinya sebagai penyerang. Ia menjelaskan bahwa pergerakan tanpa bola, membuka ruang, dan membantu rekan setim juga merupakan bagian dari pekerjaannya. Gol memang menjadi hasil yang paling mudah terlihat, tetapi kontribusi tak selalu hadir dalam bentuk selebrasi.
Sikap itu membuat malam lima golnya terasa bukan sekadar ledakan ketajaman, melainkan kelanjutan dari kepercayaan pada proses dan peran tim.
Pelatih Indonesia John Herdman mengapresiasi sikap pemain mudanya. “Yang kalian lihat adalah anak muda yang sangat rendah hati,” katanya.
Pujian itu menambah sisi lain dari penampilan Baker: di tengah sorotan setelah mencetak lima gol, ia tetap menempatkan dirinya sebagai bagian dari kerja bersama, bukan pusat cerita seorang diri.
Indonesia selanjutnya akan menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup, Senin 5 Oktober 2026.