TOKYO, Weradio.co.id — Pemurni air asal Jepang, SESERA, menggabungkan kebutuhan air sehari-hari dengan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat dan siap setiap waktu bersama kita di mana pun berada.
"Produk ini mengusung konsep phase-free, yakni peralatan yang digunakan dalam kehidupan normal sekaligus dapat dimanfaatkan ketika terjadi bencana," papar Axton Chandra distributor Sesera buat Indonesia khusus kepada pers Jumat 2 Oktober 2026.
Saat ini sudah bisa dibeli di Electronic City SCBD, PIK dan Karawaci Tangerang, tambahnya. SESERA tidak membutuhkan listrik, tidak butuh maintenance. Untuk penggunaan darurat, pompa injak memungkinkan alat beroperasi ketika pasokan air melalui keran tidak tersedia. Hasil air yang masuk ke SESERA bisa langsung diminum.
"Kebiasaan menggunakannya sehari-hari juga diharapkan memudahkan pengguna mengoperasikan perangkat saat kondisi darurat," tambahnya. SESERA memperoleh Good Design Award 2021. Perusahaan juga mencatat produk tersebut masuk dalam daftar pilihan atau selected entries Phase Free Award 2022.
BACA JUGA:Wali Kota Jakarta Pusat Resmi Buka UKW Angkatan Ke-66 PWI Jaya
Model standar SYKM5S memiliki ukuran 145 × 145 × 355 milimeter dengan berat sekitar tiga kilogram, termasuk kartrid. Untuk penggunaan normal, produsen mengarahkan pengguna memakai air yang memenuhi standar kualitas air keran. Penggunaan sumber air lain saat darurat harus mengikuti petunjuk dan batasan yang ditetapkan produsen.
"Di Jepang, pemanfaatannya juga menjangkau usaha makanan. Sejumlah restoran sebagai lokasi pengguna SESERA, antara lain di Tokyo, Hyogo, Tochigi, dan Gunma," papar Axton lagi. Untuk Indonesia, konsep tersebut membuka peluang memperkenalkan SESERA melalui pendekatan ketahanan pasokan air atau water security.
Axton menjelaskan bahwa beberapa restoran dan perumahan di Indonesia telah memanfaatkan SESERA. Menurutnya, inovasi ini tidak hanya menghemat pengeluaran air, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup. Bahan makanan kini dicuci menggunakan air yang terfilter dengan baik, sehingga lebih bersih, makanan jadi lebih enak dan mendukung gaya hidup yang lebih sehat dibandingkan sebelumnya.
"Nilai yang ditawarkan mencakup kebutuhan sehari-hari sekaligus persiapan ketika pasokan air terganggu. Terutama di daerah-daerah pasokan air bersih mungkin tidaklah mudah. Namun dengan Sesera semua orang bisa langsung meminumnya."
BACA JUGA:Guncang Kultur Muda, Ramengvrl dan Aldo Abdas Satukan Musik dan Skateboarding di Jakarta
Pesan pemasaran yang disiapkan untuk pasar Indonesia berfokus pada dua hal utama:yaitu menjamin akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dan sekaligus memberikan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat. Pendekatan ini menurut Axton menghubungkan manfaat produk dengan kebutuhan keluarga untuk mempersiapkan diri sebelum terjadi gangguan pasokan.
Potensi Penghematan
“Dibandingkan pembelian air kemasan juga menjadi bagian yang dapat dikaji karena bisa menghemat biaya setahun sedikitnya 5 juta rupiah untuk penggunaan satu keluarga,” papar Axton lagi. Namun, perbandingannya perlu memasukkan harga perangkat, biaya penggantian kartrid, volume penggunaan, dan kualitas air sumber agar konsumen memperoleh gambaran biaya jangka panjang yang transparan.
Selain rumah tangga, calon pengguna yang diusulkan mencakup villa, resor, hotel, restoran, sekolah, klinik, kantor dan pabrik. "Perusahaan Jepang di Indonesia juga menjadi sasaran potensial kami melalui pendekatan kesiapsiagaan bencana dan rencana keberlangsungan usaha atau business continuity plan."
Untuk memperkenalkan pengalaman pengguna, gagasan promosi mencakup uji coba oleh 20 keluarga selama 30 hari sedang kami pikirkan, lanjutnya. Dokumentasi dapat memperlihatkan kemudahan penggunaan, perawatan, pengeluaran, serta keterbatasan yang mereka temui. Program tersebut masih berupa usulan, bukan kegiatan yang telah terlaksana.