JAKARTA, Weradiio.co.id - Sebuah pencurian tak biasa terjadi di Italia Media Italia melaporkan bahwa pencuri telah mencuri 30.000 botol anggur dengan nilai total sekitar €5 juta atau Rp 100 Miliardari sebuah kilang anggur Italia yang bergengsi.
Marchesi Antinori, salah satu kilang anggur milik keluarga terbesar di Italia, seperti dikutip BBC, menyatakan bahwa pencurian di fasilitas penyimpanannya di Tuscany terjadi pada hari Sabtu, saat perusahaan sedang bersiap mengirimkan pesanan kepada pelanggan di luar negeri.
Setidaknya tujuh pria bertopeng diduga telah mematikan alarm, melumpuhkan kamera pengawas, dan menggunakan forklift milik perusahaan untuk memuat dua truk besar dengan anggur merah unggulan mereka—Tignanello, Solaia, dan Guado al Tasso—ke dalam kendaraan tersebut.
Renzo Cotarella, sang CEO, mengatakan kepada surat kabar Italia Corriere della Sera bahwa ini adalah pencurian terbesar dengan modus serupa yang pernah terjadi di Italia.
BACA JUGA:Taklimat Presiden Republik Indonesia, Dankodaeral IV Teguhkan Soliditas dan Sinergi TNI Polri
"Pencurian dengan skala dan nilai sebesar ini tentu belum pernah terjadi sebelumnya di Italia," ujarnya.
Ia menambahkan harapannya agar pihak berwenang dapat melacak keberadaan anggur yang dicuri tersebut.
"Dua truk penuh muatan tidak mungkin lenyap begitu saja tanpa jejak. Jalanan di Tuscany dipenuhi kamera pengawas—mungkin dengan sedikit keberuntungan, kami bisa mendapatkan kembali setidaknya sebagian dari botol-botol yang dicuri itu."
"Anggur-anggur ini memiliki nilai yang sangat tinggi, dan saya tidak tahu bagaimana mereka bisa menjual semua anggur ini ke seluruh dunia tanpa terdeteksi."
BACA JUGA:Mengapa Sosok Ini Rela Tinggalkan Jerman demi Indonesia? Kisah Romo Magnis Tayang di YouTube
Pihak perusahaan meyakini bahwa pemilihan botol-botol tersebut—yang biasanya dijual dengan harga antara €150 hingga €500 per botol—mengindikasikan bahwa para pencuri adalah penikmat anggur yang memiliki pengetahuan orang dalam.
Pencurian itu baru diketahui pada Senin pagi saat para staf tiba di lokasi. Belum ada penangkapan yang dilakukan.
Marchesi Antinori didirikan pada tahun 1385 dan melakukan ekspor ke 170 negara. Perusahaan ini mencatatkan pendapatan sebesar €263 juta (£223 juta) pada tahun lalu.
Tahun ini telah terjadi serangkaian pencurian anggur di Italia, termasuk dua kejadian di wilayah Piedmont (Italia utara) di mana botol-botol anggur senilai ratusan ribu euro dilaporkan telah dicuri.