Dia mengakui, "Awalnya, sulit bagi saya untuk bertanding melawan Barcelona, namun kini saya sudah terbiasa. Mereka memiliki pemain-pemain berkualitas tinggi dan tim yang menjunjung nilai-nilai tertentu. Menghadapi klub yang paling berarti dalam karier saya merupakan sumber motivasi yang sangat besar bagi saya. Meski begitu, saya tetap ingin memenangi pertandingan ini!"
Di hadapan para wartawan dalam konferensi pers jelang duel PSG fan Barcelona, Pelatih PSG Luis Enrique mengakui punya keterikatan dengan Barcelona. --Dok PSG
Pemenang pertandingan bakal sendirian memimpin puncak klasemen dengan poin sempurna sembilan. Namun, Enrique menolak bila duel ini disebut sebagai final kepagian atau terlalu cepat.
"Tidak, karena kompetisi ini memberi kami kesempatan untuk memainkan pertandingan seperti ini (di fase liga). Jika melihat keseluruhan kompetisi, kami memang termasuk salah satu favorit, tetapi ada beberapa tim lain yang juga mampu memenanginya," kata pelatih berusia 56 tahun itu.
BACA JUGA:Protes di Paris Berujung Aksi Bakar Mobil dan Penjarahan Toko Gucci sampai Versace
Sedangkan gelandang tengah PSG Vitinha mengatakan bahwa musim baru memasuki bulan Oktober, sehingga sangat banyak hal bisa berubah sepanjang musim. "Apa yang terjadi di bulan Oktober belum tentu sama di bulan Maret nanti," katanya.
"Namun, saat ini, ini adalah salah satu pertandingan terbaik yang bisa kami mainkan, karena mempertemukan dua tim terbaik di Eropa," lanjutnya.
Gelandang tengah PSG Vitinha mengatakan duel melawan Barcelona belum menentukan kesuksesan mereka di akhir musim. --Dok PSG
Pemain berusia 26 tahun asal Portugal ini menambahkan, "Tapi kami memang menantikan pertandingan yang sangat menarik ini. Ini adalah pertandingan besar; meskipun tidak menentukan apa pun, pertandingan ini tetap menghadirkan antusiasme yang tinggi. Kami ingin melihat sampai di level mana kami saat ini."
Suka lini tengah Barcelona
Vitinha menilai Barcelona memiliki lini tengah yang luar biasa. "Saya menyukai gaya permainan mereka. Terkadang, solusinya adalah bermain sedikit lebih ke dalam, di lain waktu, mungkin perlu bermain sedikit lebih ke depan," katanya.
BACA JUGA:Prof. Angel Damayanti Tegaskan, Gim Daring Bukan Pemicu Utama Radikalisasi
"Rotasi pemain juga penting. Akan sangat menarik untuk melihat siapa yang lebih mampu mengendalikan permainan, karena kedua tim pasti ingin saling menekan," ucapnya.
"Saya rasa kedua tim akan berusaha untuk terus menguasai bola, dan ruang-ruang kosong akan mulai terbuka seiring berjalannya pertandingan," pungkas Vitinha, yang punya nama lengkap Vítor Machado Ferreira.