JAKARTA, Weradio.co.id - Persija Jakarta bangkit dari ketinggalan untuk mengalahkan Persik Kediri 2-1 pada pekan ketujuh Super League 2026/2027 di Jakarta International Stadium (JIS), Senin, 26 Oktober 2026. Kemenangan Macan Kemayoran ditentukan oleh keputusan Video Asisten Wasit atau VAR yang mengesahkan gol kapten Rizky Ridho.
Bermain di depan puluhan ribu pendukungnya yang menyemuti JIS, Persija kesulitan menghadapi high pressing atau tekanan tinggi yang diperagakan para pemain Persik Kediri.
Pelatih Marcos Reina memenuhi janjinya dengan memberikan instruksi kepada para pemain Macan Putih - julukan Persik - untuk melakukan tekanan sejak dari garis pertahanan Persija. Hal ini membuat para pemain Persija sulit keluar dari tekanan dan tidak bisa mengembangkan permainannya.
Meski bermain sebagai tim tamu, para pemain Persik begitu agresif menekan Persija. Hasilnya terlihat di menit kesembilan. Kesebelasan dari Kota Tahu Takwa ini mendapat kesempatan sepak pojok yang dieksekusi Ernesto Gomez. Umpan lambung Gomez disambut sundulan Imanol Garcia ke sudut kanan gawang, sehingga tak mampu dijangkau kiper Persija Nadeo Argawinata.
BACA JUGA:Posisinya sebagai Pelatih Manchester United Terancam, Michael Carrick: Saya tidak Tahu
Hingga 45 menit babak pertama berakhir Persik Kediri masih mampu membangun pertahanan solid yang sukar ditembus para pemain Persija. Tuan rumah mendominasi penguasaan bola, tetapi top scorer Persija Alexander Jeremejeff kesulitan melepaskan diri dari kawalan ketat yang dilakukan para bek Persik seperti Kiko, Marcelo, dan Park Jung-heong.
Di awal babak kedua, Pelatih Persija Shin Tae-yong mengubah strategi dengan memasukkan Rizky Ridho dan Kwon Chang-hoon untuk menggantikan Fabio Calonego dan Witan Sulaiman.
Ridho yang sejatinya bek tengah kali ini ditaruh di lapangan tengah guna menambah kekuatan Persija di lini viral itu. Chang-hoon tidak hanya beroperasi dari sayap, tetapi pemain asal Korea Selatan ini juga berperan sebagai gelandang serang.
Di 45 menit kedua, serangan Persija lebih variatif. Mereka tidak hanya mengandalkan serangan dari sayap, melainkan juga melalui tusukan dari tengah.
Gelombang serangan yang dilakukan Persija sepertinya hanya tinggal menunggu waktu untuk menghasilkan gol. Dan, skuat Ibu Kota akhirnya mendapatkan momentum kebangkitan pada menit ke-64.
Bek tengah Denis Kolinger ikut naik menambah opsi ketika Persija mendapatkan set piece atau bola mati dari tendangan bebas. Memanfaatkan tinggi tubuhnya yang mencapai 1,99 meter, Kolinger melompat dan melakukan back header untuk menyambut tendangan bebas lambung Rayhan Hanan, sekaligus menaklukkan kiper Persik Husna Al Malik.
Bek asal Kroasia Denis Kolinger memberi kontribusi besar untuk Persija dengan mencetak satu gol dan satu assist untuk mengalahkan Persik Kediri. -- X Persija
Dua menit kemudian, Kolinger mengirim umpan silang lambung ke mulut gawang Persik. Ridho menyambutnya dengan tendangan first time dari dalam kotak penalti dan memaksa Husna Al Malik memungut bola dari dalam gawangnya untuk kali kedua.
Namun, Ridho harus menunda selebrasinya karena wasit Steven Yubel Poli mendapat instruksi untuk melihat rekaman VAR guna mengecek apakah Ridho sudah dalam posisi offside. Setelah beberapa menit melihat VAR, Steven Yubel akhirnya mengesahkan gol Ridho, yang kemudian melakukan selebrasi 'siu' ala Cristiano Ronaldo.