WASHINGTON D.C., Weradio.co.id - Donald Trump Jr., putra sulung Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dilaporkan melakukan perjalanan berburu di Mongolia pada akhir Agustus lalu.
Dalam kegiatan tersebut, Trump Jr diduga menemani seorang oligarki asal Rusia yang memiliki kedekatan dengan Kremlin, Umar Kremlev, serta menembak mati seekor domba liar yang terancam punah.
Berdasarkan laporan Financial Times dan Forbes, Trump Jr. menghabiskan waktu dua hari di Provinsi Uvs, Mongolia, untuk berburu Altai argali, jenis domba bertanduk besar yang masuk dalam daftar spesies terancam punah dan sangat diminati oleh para pemburu trofi.
Selain itu, ia juga dilaporkan sempat bertemu dengan Presiden Mongolia Ukhnaagiin Khürelsükh.
BACA JUGA:OUE REIT Milik Mochtar Riady Tambah Kepemilikan di Gedung Tertinggi Sydney Senilai Rp 9,8 Triliun
Perjalanan ini menuai sorotan tajam lantaran keterlibatan Umar Kremlev, pemimpin Asosiasi Tinju Internasional (IBA) yang dikenal dekat dengan lingkaran kekuasaan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Umar Kremlev sebelumnya juga disebut-sebut mendanai biaya pernikahan Trump Jr. senilai ratusan ribu dolar, sebuah fakta yang memicu kritik politik di Washington.
Hubungan dekat antara Trump Jr. dan figur yang terafiliasi dengan Rusia ini memunculkan kekhawatiran baru di kalangan politisi, termasuk dari Partai Demokrat yang berencana meluncurkan penyelidikan karena dikhawatirkan dapat dimanfaatkan oleh badan intelijen Rusia.
Kendati demikian, pihak kubu Trump membantah adanya potensi pelanggaran atau ancaman keamanan.
BACA JUGA:Siap Caplok Raksasa Energi Filipina, Prajogo Pangestu Ajukan Tawaran Fantastis Rp 80 Triliun
Mereka menegaskan bahwa kedekatan tersebut murni didasari oleh persahabatan pribadi yang disatukan oleh hobi memancing dan berburu.